Pemkot Minta Puing Tembok Sekolah yang Tutup Jalan Warga Pondok Kelapa Segera Dibersihkan

Pemkot Jakarta Timur meminta pihak Sekolah Embun Pagi Islamic School segera membersihkan material puing tembok yang roboh menutup akses jalan warga.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Proses pembersihan puing bangunan tembok Sekolah Embun Pagi yang roboh ke permukiman warga di Gang Haji Wawang II, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (29/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Pemkot Jakarta Timur meminta pihak Sekolah Embun Pagi Islamic School segera membersihkan material puing tembok yang roboh menutup akses jalan warga.

Lurah Pondok Kelapa Rasikin mengatakan pihaknya meminta pihak sekolah membersihkan puing tembok yang roboh agar tak menutup akses jalan Gang Haji Wawang II, Kelurahan Pondok Kelapa.

Pasalnya akibat tembok dengan panjang sekitar 30 meter dan tinggi 3,5 meter itu roboh pada Senin (28/11/2022) sore, akses jalan Gang Haji Wawang II, RT 08/RW 08 tertutup puing.

"Karena mereka (pihak sekolah) juga banyak tukangnya untuk sementara saya minta mereka membersihkannya," kata Rasikin saat dikonfirmasi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (29/11/2022).

Ditargetkan pembersihan puing tembok Sekolah Embun Pagi yang roboh tersebut rampung pada hari ini, sehingga akses jalan warga Gang Haji Wawang II dapat kembali digunakan.

Baca juga: Tembok Sekolah di Pondok Kelapa Roboh Timpa Rumah dan Mobil Warga, Warga: Sebelumnya Sudah Miring

Selama tertutup, warga RT 08/RW 08 yang terdampak mengaku harus mencari rute alternatif melalui Jalan Kapin Raya untuk dapat beraktivitas karena akses jalan lingkungannya tertutup.

"Nanti kalau memang mereka (pihak sekolah) kurang tenaga mau saya bantu kerahkan PPSU Kelurahan. Kalau rumah yang terdekat dan terdampak (akses jalannya) sekitar 10-20 rumah," ujar Rasikin.

Perihal rumah warga di Gang Haji Wawang II, menurut Rasikin tidak ada yang terdampak material puing tembok Sekolah Embun Pagi sehingga kejadian hanya berdampak pada akses jalan.

Proses pembersihan puing bangunan tembok Sekolah Embun Pagi yang roboh ke permukiman warga di Gang Haji Wawang II, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (29/11/2022).
Proses pembersihan puing bangunan tembok Sekolah Embun Pagi yang roboh ke permukiman warga di Gang Haji Wawang II, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (29/11/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Padahal selain pembersihan puing tembok yang menutup akses jalan, warga Gang Haji Wawang II juga masih menunggu masalah ganti rugi dua rumah dan satu unit mobil yang rusak tertimpa.

Susi (45), warga RT 08/RW 08 menuturkan hingga kini belum ada pertemuan antara warga dengan pihak Sekolah Embun Pagi untuk membahas ganti rugi rumah yang rusak dan mencegah kejadian serupa.

"Padahal kita (warga) enggak minta apa-apa. Mereka mau bangun apa juga kita enggak minta sembako, uang gitu. Cuman yang penting enggak ada kejadian lagi, karena banyak anak-anak," tutur Susi.

Proses pembersihan puing bangunan tembok Sekolah Embun Pagi yang roboh ke permukiman warga di Gang Haji Wawang II, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (29/11/2022).
Proses pembersihan puing bangunan tembok Sekolah Embun Pagi yang roboh ke permukiman warga di Gang Haji Wawang II, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (29/11/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Susi menuturkan yang dikhawatirkan warga hanya bila tembok pembatas sekolah dengan permukiman warga tersebut kembali roboh mengakibatkan korban.

Pasalnya dari 27 kepala keluarga (KK) yang bermukim di dekat Sekolah Embun Pagi, seluruhnya memiliki anak-anak kecil yang kerap bermain di jalan lingkungan Gang Haji Wawang II.

Baca juga: Ditabrak Truk Tronton, Kijang Innova Terseret hingga Hantam dan Rubuhkan Tembok Beton di Marunda

"Kemarin sebelum roboh itu tembok sudah lama miring, dua minggu terakhir makin parah miringnya. Sampai akhirnya roboh, untung enggak ada korban. Pihak sekolah yang datang baru security," lanjut dia.

Awak media sudah berupaya mengonfirmasi kasus tembok rumah warga yang roboh kepada pihak Sekolah Embun Pagi, tapi belum ada perwakilan yang bersedia memberi keterangan.


Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

 

 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved