Cerita Kriminal

Rentetan Waktu Skenario Jahat Pembunuh Keluarga di Magelang, Ada Satu Target Meleset Diracun

Polisi membeberkan skenario jahat yang dilakukan DDS alias Dhio (22) untuk membunuh keluarganya menggunakan racun.

Editor: Elga H Putra
Youtube TV One News
Plt Kapolres Magelang, AKBP Mochmammad Sajarod Zakun membeberkan skenario jahat yang dilakukan DDS alias Dhio (22) untuk membunuh keluarganya menggunakan racun. 

TRIBUNJAKARTACOM - Polisi membeberkan skenario jahat yang dilakukan DDS alias Dhio (22) untuk membunuh keluarganya menggunakan racun.

Plt Kapolres Magelang, AKBP Mochmammad Sajarod Zakun menuturkan bahwa pelaku sudah punya niat membunuh keluarganya sejak Selasa (15/11/2022).

"Yang bersangkutan telah memiliki niat sejak Selasa 15 November, pada Kamis 17 November yang bersangkutan belanja online arsenik (kandungan racun)," kata Sajarod dilansir dari Youtube TV One News, Rabu (30/11/2022).

Dhio kemudian melakukan percobaan pertamanya untuk membunuh keluarganya pada Rabu (23/11/2022).

Racun itu dicampurkan Dhio ke minuman es dawet yang dibelikannya untuk diminum keluarganya.

Baca juga: Sudah Terancam Hukuman Mati, Pembunuh Keluarga di Magelang Sama Sekali Tak Menyesal, Tatapan Tajam

Di percobaan pertama tak hanya ayah, ibu dan kakak kandungnya yang meminum racun pemberian Dhio.

Sajarod menyebut ada satu paman Dhio yang juga ikut meminum racun tersebut.

"Namun karena dosisnya sedikit tak berefek hanya mual dan muntah," kata Sajarod.

Meski sudah terancam hukuman mati, DDS alias Dhio (22) yang membunuh ayah, ibu dan kakaknya menggunakan racun seakan tak menyesal. Tatapannya pun begitu tajam.
Polisi membeberkan skenario jahat yang dilakukan DDS alias Dhio (22) untuk membunuh keluarganya menggunakan racun. (Istimewa/TV One News)

Hal itu membuat Dhio mematangkan pembunuhan berencananya melalui internet.

Dia pun kemudia membeli lagi zat kimia sianida pada Jumat (25/11/2022) dengan cara COD dengan kurir setelah memesan zat tersebut secara online.

Setelah menerima sianida itu, Dhio pun beraksi tiga hari kemudian atau pada Senin (28/11/2022) pagi.

Ia mencampurkan sianida itu ke minuman kopi dan teh yang dibuat oleh ibundanya.

Baca juga: Usai Racuni Ayah, Ibu & Kakaknya, Pembunuh di Magelang Bantu Evakuasi Korban dan Bohongi Polisi

"Yang buat ibunya, ketika ibunya keluar dari dapur tersangka memasukan zat kimianya dengan cara mengaduknya," ucapnya.

Akibat racun yang diberikan oleh Dhio, ayah kandungnya yakni Abbas Ashar (58), ibundanya Heri Riyani (54) dan kakak perempuannya Dhea (24) tewas di rumahnya di Jalan Sudiro No.2, Gang Durian, RT10/RW1, Dusun Prajenan, Desa Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Pagi itu memang hanya tiga orang saja yang meminumnya.

Paman Dhio yang pada percobaan ikut meminum dawet campur racun pada Senin pagi sedang tak ada di rumah korban.

 

Baca artikel lainnya dari TribunJakarta.com via Google News

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved