Cerita Kriminal

Masa Lalu Pembunuh Keluarga di Magelang: Cacat Kaki Akibat Kecelakaan, Justru Perilaku yang Berubah

Masa lalu Dhio (22) yang membunuh keluarganya menggunakan racun sianida dibongkar oleh sang paman.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Youtube Kompas TV/istimewa
Masa lalu Dhio (22) yang membunuh keluarganya menggunakan racun sianida dibongkar oleh sang paman. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Masa lalu Dhio (22) yang membunuh keluarganya menggunakan racun sianida dibongkar oleh sang paman.

Kerabat pelaku Agus Kustiardo menceritakan perilaku dari Dhio berubah sejak tahun 2019 silam.

Kala itu, Dhio mengalami kecelakaan yang membuatnya harus dirawat di RS Dr Sardjito, Yogyakarta.

Selama dirawat akibat kecelakaan, Dhio ditemani oleh sang ibunda yakni Heri Riyani.

Sedangkan ayah Dhio Abbas Ashar (58) kala itu masih bekerja di luar kota.

Baca juga: Beredar Foto Santainya Gaya Dhio Sang Pembunuh Keluarga Saat Polisi Olah TKP, Kapolres Dibuat Heran

"Dhio pernah mengalami kecelakaan yang akibatkan cacat fisik kaki," kata Agus dilansir dari Youtube Kompas TV, Kamis (1/12/2022).

Dikatakan Agus, semenjak kecelakan itulah dia melihat perilaku Dhio justru berubah.

Mirip kasus di Kalideres, satu kelurga yang tinggal di Jalan Sudiro, No.2, Gang Durian, RT10/RW1, Magelang, Jawa Tengah ditemukan tewas misterius di kamar mandi rumahnya.
Mirip kasus di Kalideres, satu kelurga yang tinggal di Jalan Sudiro, No.2, Gang Durian, RT10/RW1, Magelang, Jawa Tengah ditemukan tewas misterius di kamar mandi rumahnya. (Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting)

Usai kecelakaan, Dhio sepenilaiannya menjadi tukang berbohong.

"Karakternya jadi berubah (pasca kecelakaan).

Sekarang penuh rekayasa," kata Agus.

Hal senada disampaikan Sukoco yang merupakan paman pelaku.

Salah satu kebohongan Dhio yakni mengenai pekerjaan, dimana Dhio mengaku pernah bekerja sebagai pegawai PT KAI, padahal nyatanya tidak.

Dhio pun hanya menjadi beban orang tua karena kerap meminta uang dengan jumlah besar.

Sukoco mengatakan, adiknya yang tak lain adalah ibu pelaku pernah bercerita bahwa Dhio pernah menghabiskan uang Rp 32 juta selama sebulan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved