Pemerintah Akan Benahi Instalasi Air Bersih hingga Listrik di Pulau Rondo yang Jadi PPKT Prioritas

BNNP RI mengungkapkan beberapa catatan penting dalam kunjungan Menko Polhukam Mahfud MD dan Mendagri Tito Karnavian ke Pulau Rondo, Aceh

Gerald Leonardo Agustino/ TribunJakarta.com
Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan Restuardy Daud mengungkapkan upaya pembenahan Pos Pamputer Pulau Rondo, Aceh. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, ACEH - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNNP) RI mengungkapkan beberapa catatan penting dalam kunjungan Menko Polhukam Mahfud MD dan Mendagri Tito Karnavian ke Pulau Rondo, Aceh, Rabu (21/12/2022) kemarin. 

Tercatat ada kebutuhan-kebutuhan yang harus dicukupi dan dibenahi untuk memperkuat pembangunan serta mempercepat pengelolaan batas wilayah negara di Pulau Rondo

Sekretaris BNPP Restuardy Daud mengatakan, Pulau Rondo termasuk satu di antara 12 pulau-pulau kecil terluar (PPKT) yang mendapatkan prioritas penanganan.

"Karena posisinya yang sangat strategis berada di persimpangan jalur internasional, maupun menyimpan potensi kerawanan, termasuk dari aspek hankam," kata Restuardy di Banda Aceh, Kamis (22/12/2022). 

Kebutuhan yang paling penting ialah instalasi air bersih. 

Baca juga: Di Titik Nol Indonesia Sabang, Mahfud MD Tegaskan Negara Luar Jangan Masuk Sembarangan ke Wilayah RI

Selama ini, prajurit TNI yang berjaga di Pos Pamputer Pulau Rondo cenderung kesulitan untuk mendapatkan akses air bersih melimpah. 

Karenanya, BNPP akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk menyediakan instalasi pengolahan air bersih sesegera mungkin di tahun depan. 

"Ini yang perlu kita rencanakan ke depan, tapi terkait dengan tadi untuk instalasi air bersih dan perbaikan ini diharapkan Kementerian PUPR yang juga ikut bersama rombongan bisa merencanakan dan kita masukan dalam program 2023," ucap Restuardy. 

Baca juga: Sambangi Pulau Rondo, Mahfud MD-Tito Karnavian Tinjau Langsung Pos Pamputer di Ujung Barat Indonesia

Kebutuhan lain yang sangat diperlukan di pulau terluar ujung barat Indonesia itu ialah elektrifikasi yang mumpuni. 

Selama ini, kata Restuardy, kebutuhan listrik bagi para prajurit di Pos Pamputer Pulau Rondo hanya mengandalkan genset seadanya dilengkapi sarana navigasi tertentu. 

Terbaru, Badan Amil Zakat Nasional RI sudah menyumbangkan instalasi panel surya yang akan menjadi sumber listrik untuk Pamputer Pulau Rondo. 

Baca juga: Sambangi Pulau Rondo, Mahfud MD-Tito Karnavian Tinjau Langsung Pos Pamputer di Ujung Barat Indonesia

"Juga infrastruktur, perbaikan sarana dan prasarana barak, mess, termasuk dermaga. Ini yang perlu kita rencanakan ke depan," sambung Restuardy. 

Diberitakan sebelumnya, Rabu siang kemarin, Mahfud selaku Ketua Pengarah Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI dan Tito selaku Ketua BNPP meninjau Pos Pengamanan Pulau Terluar (Pamputer) di Pulau Rondo yang berada di ujung barat Indonesia.

Mahfud dan Tito berangkat dari Banda Aceh dengan menumpangi helikopter TNI Angkatan Udara. 

Baca juga: Pesan Menohok Mahfud MD: Turuti Nasihat yang Mulia Teddy Minahasa, Tapi Jangan Tiru Tingkah Lakunya

Setibanya di Pulau Rondo, keduanya langsung meninjau Pos Pamputer yang dijaga puluhan personel TNI. 

Menko Polhukam dan Mendagri memberikan arahan kepada para prajurit di Pos Pamputer sekaligus meninjau barak tempat tinggal mereka. 

"Hari ini kami mengunjungi Pulau Rondo, salah satu pulau terluar di Indonesia yang dijaga selama 24 jam setiap hari oleh TNI, Satgas terutama Marinir," kata Mahfud di lokasi, Rabu (21/12/2022). 

Mahfud menegaskan, kunjungannya bersama Mendagri hari ini untuk memastikan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di pulau terluar terus dijaga. 

Menko Polhukam Mahfud MD, Mendagri Tito Karnavian dan rombongan menyambangi Tugu Kilometer Nol Indonesia di Pulau Weh, Sabang, Aceh, Rabu (21/12/2022). 
Menko Polhukam Mahfud MD, Mendagri Tito Karnavian dan rombongan menyambangi Tugu Kilometer Nol Indonesia di Pulau Weh, Sabang, Aceh, Rabu (21/12/2022).  (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Meski di Pulau Rondo belum ada aktivitas ekonomi yang produktif, pengamanannya yang telah berjalan bertahun-tahun wajib terus dimaksimalkan.

Di sisi lain, kedatangan Ketua Pengarah BNPP RI serta Ketua BNPP kali ini seiring mengecek kebutuhan-kebutuhan para prajurit yang berjaga di sana. 

Baca juga: Sosok Orang Dekat Jokowi, Anies Baswedan dan Tito Karnavian Ditetapkan DPRD Jadi Pj Gubernur DKI

"Kita mendapat banyak laporan, melihat sendiri secara fisik dan tentu kita akan memberi catatan-catatan khusus untuk diperbaiki pengelolaannya dan penjagaannya sehingga dari waktu ke waktu semakin maju," ucapnya. 

Mahfud lantas berpesan kepada para anggota Satgas Pamputer untuk bekerja dengan ikhlas demi pengabdian menjaga kedaulatan NKRI. 

"Kepada adik-adik TNI dan aparat lain yang bertugas di sini saya mengucapkan tetaplah bekerja dengan penuh keikhlasan demi pengabdian untuk bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucapnya. 

Adapun dalam kunjungan kerjanya ini, Mahfud MD dan Tito Karnavian juga didampingi Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, Pj Wali Kota Sabang Reza Fahlevi, serta pimpinan Komisi II DPR RI. 

Selepas menyambangi Pulau Rondo, rombongan Menko Polhukam-Mendagri bertolak ke Kantor Camat Sukajaya di Pulau Weh, Sabang untuk memberikan beragam bantuan. 

Bantuan pertama berupa 500 paket sembako dari Kemenko Polhukam. 

Kemudian, ada pula bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang meliputi 1.500 kaleng daging kurban, panel surya, hingga perbaikan 10 rumah tidak layak. 

Tak ketinggalan bantuan lainnya berupa satu unit mesin generator, empat unit hand tractor, empat unit mesin motor tempel, dan 40 unit jaring tangkap ikan. 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved