Cerita Kriminal
Jauh-jauh dari Bogor, Pemuda Ini Nekat Curi HP Warga Tambora Demi Biaya Pengobatan
Seorang pemuda berinisial AR alias Refly (25) nekat mencuri dua unit handphone (HP) milik warga Tambora, Jakarta Barat.
Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA - Seorang pemuda berinisial AR alias Refly (25) nekat mencuri dua unit handphone (HP) milik warga Tambora, Jakarta Barat.
Diketahui, peristiwa pencurian dua unit handphone Xiaomi Note 5 Pro dan Note 11 Pro itu terjadi di Jalan Krendang Selatan, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Selasa, (27/12/2022) sekira pukul 11.00 WIB.
Pelaku AR yang berasal dari Desa Cileksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, nekat beraksi karena kepepet membutuhkan uang untuk biaya pengobatan sakit yang dialaminya.
Kapolsek Tambora, Kompol Putra Pratama megatakan pencurian itu terjadi di rumah korban bernama Andi Kurniawan.
"Korban pencuriannya bernama Andi Kurniawan, warga Jalan Krendang Selatan, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Kejadian pada Hari Selasa, 27 Desember 2022 sekitar pukul 11.00 WIB. Dua HP tersebut digasak pelaku di dalam rumah," kata Putra dalam keterangannya, Jumat, (30/12/2022).
Baca juga: Reaksi Putra Siregar Seusai Digugat Cerai Septia Yetri, Ngaku Ingin Tetap Pertahankan Rumah Tangga
Polisi berhasil meringkus pelaku AR beserta dua unit handphone sebagai barang bukti.
Kronologi Kejadian
Kronologi kejadian tersebut bermula saat Polsek Tambora mendapatkan laporan dari warga sekitar adanya pencurian.
Pelaku awalnya ditangkap oleh massa di wilayah hukum Polsek Tambora.
Beruntung nyawanya masih selamat dari amuk massa, saat itu unit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat bergerak cepat berhasil melakukan evakuasi.
"Awalnya pada saat kejadian sekitar pukul 11.00 WIB, korban sedang mencuci piring di dapur rumahnya, tiba-tiba mendengar ada yang membuka pagar rumahnya. Setelah itu korban keluar ternyata ada seorang pria tidak kenal (pelaku)," ungkapnya.
Pelaku yang tepergok, kemudian pura-pura bertanya kepada korban lokasi penjual galon isi ulang.
Pelaku menutup pagar kembali. Tanpa curiga korban lalu kembali melanjutkan pekerjaannya.
"Tidak berapa lama, ternyata pelaku datang lagi dan masuk ke dalam rumah, lalu korban keluar dan mengecek dua handphonenya sudah tidak ada di tempatnya. Korban berteriak maling dan pelaku berhasil diamankan sejumlah warga," papar Putra.
Putra mengatakan, pelaku AR mengalami sakit usus buntu, sudah dilakukan operasi namun tak kunjung sembuh.
Ia nekat mencuri untuk berobat dan biaya pulang ke kampungnya di Sukajaya, Bogor.
"Kami sudah melakukan pengecekan data kesehatan pelaku dan memang betul dia sedang rawat jalan," pungkasnya. (*)