Realisasi APBD DKI Tahun 2022 Alami Kenaikan tapi Belum Capai Target
BPKAD Provinsi DKI Jakarta, Michael Rolandi memaparkan kinerja APBD DKI 2022 alami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Kompas.com/Muhammad Naufal
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono melakukan salam komando setelah legislatif Jakarta mengesahkan rancangan peraturan daerah (raperda) APBD DKI Jakarta tahun anggaran 2023 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (29/11/2022).
Sedangkan untuk pos belanja daerah yang mencapai Rp 64,9 triliun, terdiri dari belanja operasi yang berasal dari belanja pegawai Rp 17,7 triliun, belanja barang dan jasa Rp 23,6 triliun, belanja bunga Rp 270,6 miliar, belanja subsidi Rp6,3 triliun, belanja hibah Rp2,7 triliun, dan belanja bantuan sosial Rp 5,04 triliun.
Kemudian ada pula untuk belanja modal mencapai Rp 8,8 triliun, belanja tidak terduga mencapai Rp 67,8 miliar serta belanja transfer berupa bantuan keuangan yang totalnya mencapai Rp 484,8 miliar.
“Serapan anggaran tahun 2022 yang tercermin dalam pos belanja daerah ini menunjukan adanya geliat ekonomi di Jakarta yang terus tumbuh," jelas Michael.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Ketua-DPRD-DKI-Jakarta-Prasetyo-Edi-Marsudi-dan-Penjabat-Gubernur-DKI-Jakarta-Heru-Budi-Hartono.jpg)