Urai Macet, Dishub DKI Bakal Tutup 27 Putaran Arah dan Perbanyak Jalan Satu Arah di Jakarta

Dishub DKI Jakarta akan menutup 27 putaran arah serta perbanyak jalan satu arah untuk mengurai kemacetan di DKI Jakarta.

Tayang:
Tribunjakarta.com/Elga Hikari Putra
Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo usai rapat dengan Ditlantas Polda Metro Jaya di Komisi B DPRD DKI Jakarta, Selasa (24/1/2023). 

Latif sejatinya sepakat bahwa satu-satunya cara atasi kemacetan yang efektif adalah beralihnya masyarakat ke moda tranposrtasi umum.

Namun pada faktanya di lapangan hal itu sulit dilakukan.

Baca juga: NasDem DKI Anggap Jalan Berbayar Hanya Pindahkan Kemacetan: Setelah Pemilu Baru Dibahas

"Untuk kemacetan ini solusinya memang hanya satu, bagaimana transportasi umum kita perbaiki, kita dukung, kita kembangkan," kata Latif di Komisi B DPRD DKI Jakarta, Selasa (24/1/2023).

"Dan sebetulnya dari Jakarta ini tidak ketinggalan transportasi dengan luar negeri kalau angkutan. Ini bagaimana tinggal kita memaksa masyarakat menggunakan itu sebetulnya," sambung dia.

Untuk mengatasi kemacetan di Jakarta saat ini, yang baru diterapkan ialah kebijakan ganjil genap.

Sedangkan penerapan jalan berbayar alias ERP masih menjadi wacana dan banyak ditolak.

Karenanya, Latif mengusulkan agar tarif parkir di Jakarta agar dinaikkan.

"Agar memaksa untuk orang beralih kepada angkutan umum, kalau parkir-parkir ini masih angkanya segitu. Ya sudah.

Bila perlu ini DPRD parkirnya berapa, parkir di setiap gedung-gedung pemerintahan ini harus kita ketatkan kembali, harus kita tingkatkan kembali. Bukan dalam rangka mencari itu, tapi memaksa untuk orang beralih ke angkutan umum," papar Latif.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved