Cerita Kriminal

Derita Korban Penyiraman Air Keras di Tanjung Priok: Terbaring Lemas di Rumah hingga Makan Disuapi

Kulit Jaenal yang mengalami kerusakan parah akibat air keras berada di bagian punggung hingga ke dada dan lengan.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Acos Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Kondisi Jaenal Abidin (34), korban penyiraman air keras, saat ditemui di rumahnya, di Jalan Warakas I Gang 23, RT 11 RW 08 Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (27/1/2023). Jaenal disiram orang tak dikenal (OTK) di Jalan R E Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (12/1/2023).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Jaenal Abidin (34) masih merasakan penderitaan usai peristiwa penyiraman air keras menimpanya pada Kamis (12/1/2023) lalu. 

Setelah dirawat dua pekan hingga menjalani operasi di RSUD Koja, Jaenal akhirnya bisa pulang ke rumahnya di Jalan Warakas I Gang 23, RT 11 RW 08 Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Akan tetapi, kepulangan Jaenal ke rumah belum memberikannya rasa aman dan nyaman. 

Di tengah kenyataan pelaku penyiraman belum tertangkap, Jaenal hanya bisa terbaring lemas di rumahnya. Sebab, luka bakar akibat siraman air keras masih lekat dirasakannya.

Kulit Jaenal yang mengalami kerusakan parah akibat air keras berada di bagian punggung hingga ke dada dan lengan.

Baca juga: Jaenal Sempat Cekcok di Tempat Kerja Sebelum Disiram Air Keras oleh OTK di Tanjung Priok

Kondisi ini membuat bapak satu anak itu sulit beraktivitas layaknya orang normal.

Bahkan, untuk bergerak saja Jaenal harus dibantu keluarganya di rumah.

"Saya nggak mampu melirik, makan disuapin, minum diminumin, mau tidur ditidurin, bangun tidur diangkat bareng-bareng," kata Jaenal saat ditemui di rumahnya, Jumat (27/1/2023).

Untuk beristirahat saja badan Jaenal harus diangkat dahulu.

Kemudian, ia harus mencari posisi paling empuk di kasurnya supaya bagian badan yang masih sakit akibat air keras tak iritasi.

Baca juga: Janda Muda di Palmerah Cuma Bisa Termenung, Anaknya Dianiaya Sang Kekasih hingga Tewas

Bukan cuma itu, Jaenal pun belum mampu mengenakan pakaian di badannya.

Pasalnya, beberapa baju yang dipakai menempel pada bagian badan yang melepuh akibat air keras.

"Tidur itu diangkat dulu badannya, cari yang empuk baru bisa rebahan. Pakai baju kemarin nyoba, ternyata lengket, harus digunting pakaiannya," ucap Jaenal.

Diberitakan sebelumnya, korban Jaenal Abidin tak kuasa menahan rasa panas ditubuhnya usai disiram air keras oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Volker, Jalan R E Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (12/1/2023).

Alhasil, Jaenal yang sedang mengemudikan sepeda motornya sampai harus menceburkan diri ke got penuh lumpur di lokasi kejadian.

Seorang pria bernama Jaenal Abidin (34) disiram air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) saat sedang mengemudikan motornya di kawasan Volker, Jalan R. E. Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (12/1/2023) kemarin. (Dok. Istimewa).
Seorang pria bernama Jaenal Abidin (34) disiram air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) saat sedang mengemudikan motornya di kawasan Volker, Jalan R. E. Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (12/1/2023) kemarin. (Dok. Istimewa). (Istimewa)

Dalam video viral yang salah satunya diunggah akun Instagram @jakutinfo, tampak tubuh Jaenal yang kotor berlumuran lumpur berwarna hitam pekat.

Video itu merekam Jaenal yang baru saja naik dari got usai menceburkan dirinya karena kepanasan.

Tak cuma itu, Jaenal juga menunjukkan kausnya yang masih berasap usai terkena siraman air keras.

Dirinya juga memperlihatkan tasnya yang berisi kartu identitas juga terkena air keras dan mengeluarkan asap.

Adapun Jaenal yang merupakan warga Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok itu disiram air keras saat mengarah pulang ke rumahnya usai berdagang di pelabuhan.

Sementara itu, hingga kini polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut soal penyelidikan kasus penyiraman air keras yang melanda Jaenal.

Namun, sesaat setelah kejadian polisi sudah mengecek CCTV di sekitar lokasi penyiraman air keras dan mendapati dugaan pelaku berjumlah dua orang.

Baca juga: Polisi Ungkap Kejinya Tukang Urut yang Siram Air Keras ke Anak-Istri sampai Tewas di Cengkareng

Keduanya juga diduga berboncengan mengendarai sepeda motor ketika menyerang korban. 

"Ada beberapa yang kami dalami, di situ terlihat memang pelaku ada dua orang, diduga menggunakan kendaraan motor roda dua jenis Mio," ucap Kapolsek Tanjung Priok Kompol M. Yamin pada Jumat (13/1/2023) malam lalu. 

Polisi juga sudah mengamankan barang bukti berupa botol sisa air keras yang digunakan para pelaku.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved