Pilkada DKI Jakarta 2024

Pilkada DKI Jakarta 2024: PSI Siapkan Nama Grace Natalie

Juru Bicara DPP PSI sekaligus Anggota DPRD DKI Jakarta Anthony Winza Probowo menyatakan sejauh ini Grace Natalie yang menjabat sebagai Wakil Ketua Dew

|
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Acos Abdul Qodir
Tribunnews.com
Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyiapkan nama Grace Natalie untuk dimajukan dalam Pilkada DKI Jakarta 2024 mendatang.

Juru Bicara DPP PSI sekaligus Anggota DPRD DKI Jakarta Anthony Winza Probowo menyatakan sejauh ini Grace Natalie yang menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina PSI adalah kader terbaik di partainya.

"Kami pasti selalu ingin mencari yang terbaik. saya rasa PSI enggak pernah kekurangan kader internal.

Salah satu stok kader terbaik PSI saat ini adalah Sis Grace Natalie," ujar Anthony saat berbincang dalam rangkaian HUT ke-5 TribunJakarta.com di DPRD DKI Jakarta, Kamis (2/2/2023).

Namun dia menyebut itu baru sekadar wacana dan belum ada pembahasan lebih lanjut mengenai nama yang akan diusung PSI di Pilkada DKI Jakarta.

Baca juga: Sosok Cagub DKI Jakarta 2024, Internal NasDem Punya Dua Jagoan, Keputusan Ada di Hasil Survei

Hal itu mengingat pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta yang baru akan digelar pada November 2024 mendatang.

"Saya sih enggak tahu sis Grace apakah berminat atau tidak. Saya ga berani mendahului beliau tapi kan kalau ditanya ke kami siapa yang paling mendekati di Jakarta, cara pikir kami yang terbaik di internal kami pasti yang kami sodorkan di DKI," paparnya.

"Tapi kan ini politik. Di depan masih ada waktu bisa berubah," lanjut dia.

Beberkan Kriteria Cagub Ideal

Dalam kesempatan itu, Anthony juga membeberkan kriteria yang harus dimiliki calon gubernur DKI Jakarta mendatang.

Kata, para calon pemimpin di Jakarta minimal harus memiliki dua kecerdasan.

Baca juga: Gibran Siap Maju Pilgub DKI, Gilbert PDIP Heran Partainya Kerap Dorong Calon dari Luar Jakarta

Kecerdasan yang dimaksudnya yakni cerdas secara emosional dan cerdas dalam hal pekerjaan.

"Dua hal ini menjadi sangat penting," kata Anthony.

Anthony menilai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 sangat kurang dalam mengaplikasikan dua kecerdasan itu.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved