Viral di Media Sosial

Geger Aliran Sesat di Kabupaten Tangerang: Warga Memuja Kuburan Kosong di Dalam Rumah

Di lokasi, terdapat warga melakukan kegiatan ritual memuja kuburan kosong yang di bangun di dalam rumah sang pimpinan aliran.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos Abdul Qodir
Kolase TribunJakarta.com/Ist
Tangkapan gambar kegiatan warga didiuga aliran sesat dengan memuja kuburan palsu di dalam rumah Abah Aliyudin di Kampung Cibuluh, Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Belakangan warga Kabupaten Tangerang dihebohkan dengan munculnya kelompok aliran sesat di kawasan Kecamatan Cisoka.

Mereka menjalankan prosesi aliran sesatnya di Kampung Cibuluh, Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang.

Di sana, ada kegiatan yang menyimpang dari beberapa orang yang tergabung dalam sebuah sekte pimpinan Aliyudin.

Di lokasi, terdapat warga melakukan kegiatan ritual memuja kuburan kosong yang di bangun di dalam rumah sang pimpinan aliran.

Aksi aliran sesat tersebut terekam dalam sebuah video yang menyebar dan viral di media sosial.

Dalam video berdurasi kurang dari 10 detik itu menunjukan ada beberapa orang duduk mengelilingi beberapa kuburan kosong yang disusun dari batu.

Mereka pun terdengar melantunkan kata-kata yang diduga sebagai kalimat pemujaan.

Baca juga: Pengikut Aliran Sesat di Cianjur Punya Rambut Merah, Bercelana Pendek, Pakai Nama Dajjal dan Iblis

Baca juga: Ada Kondom & Jimat Pusaka di Rumah Pemimpin Kelompok Hakekok, Ngaku Punya Komitmen dengan Imam Mahdi

Camat Cisoka, Encep Sahayati pun tidak menampik kabar tersebut.

Pihaknya pun konon sudah membongkar makam palsu dan kosong itu.

"Kami ketahui dari video yang beredar, dimana yang melakukan itu atas nama Abah Ali. Kita langsung lakukan klarifikasi," kata Encep saat dikonfirmasi, Rabu (15/2/2023).

Agar tidak meresahkan warga sekitar, pembongkaran makam palsu itu dilakukan pada Selasa (14/2/2023) kemarin.

Pembongkaran juga melibatkan Abah Ali.

Baca juga: Anak Pengidap Autism Diduga Disiksa Terapis saat Berobat di Rumah Sakit Depok

Dari hasil pembongkaran, makam tersebut dipastikan palsu, dan kosong.

Hanya susunan batu biasa yang dibuat menyerupai makam.

"Makamnya kosong, dan saat ini yang bersangkutan dalam pengawasan baik Muspika dan MUI," pungkas Encep.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved