Ternyata Ini Alasan Mengapa Tulisan Dokter Cenderung Sulit Dibaca
Mengapa tulisan dokter cenderung sulit dibaca? ternyata ini penjelasannya.
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Mengapa tulisan dokter cenderung sulit dibaca? ternyata ini penjelasannya.
Seringkali, kita mendapati bahwa tulisan dokter sulit untuk dimengerti.
Padahal, resep atau catatan yang diberikan oleh dokter sangat penting bagi pasien.
Lantas, mengapa tulisan dokter cenderung sulit untuk dipahami?
Melansir laman The Healthy, ada beberapa alasan mengapa tulisan dokter sulit untuk dipahami.
Salah satunya, ialah terkait dengan efisiensi waktu.
Baca juga: Kisah Pilu Ibu di Jakarta Utara, Bayinya 1 Bulan Ditahan Bidan Karena Biaya Persalinan belum Lunas
Walau demikian, tulisan dokter biasanya mudah dipahami oleh seorang apoteker.
Lantas, inilah alasan mengapa tulisan dokter cenderung sulit untuk dipahami :
1. Menulis terlalu lama
Dalam sehari, biasanya dokter menangani pasien dalam jumlah yang banyak.
Seorang dokter perawatan di Mercy Medical Center Baltimore, Maryland, Ruth Brocato mengatakan, dokter memiliki jam kerja yang cukup panjang.
Hari-hari yang panjang ditambah banyak tulisan, akan membuat otot tangan menjadi sangat lelah.
Sebagian besar tulisan tangan, menjadi lebih buruk sepanjang hari ketika otot-otot tangan terlalu banyak bekerja.
"Jika Anda menulis secara harfiah selama 10 hingga 12 jam sehari dan tulisan tangan Anda, tangan Anda tidak bisa melakukannya," kata Ruth Brocato.
2. Efisiensi Waktu
Dokter, mungkin bisa saja memperbaiki tulisan mereka agar lebih rapih dan jelas.
Namun, hal ini tentunya akan memerlukan sedikit waktu sehingga memperlambat istirahat bagi pasien yang ditangani.
Dengan waktu yang terbatas itu, dokter kebanyakan akan lebih fokus untuk menyampaikan informasi penting kepada pasien ketimbang memperbaiki tulisan.
3. Dipahami oleh apoteker
Meski tulisan dokter cenderung sulit dimengerti, namun dokter biasanya menyampaikan resep dengan penulisan yang cukup jelas.
Misalnya, dengan beberapa istilah yang dimengerti oleh para ahli medis, seperti dokter dan apoteker.
Walau tulisan dokter cenderung berantakan, biasanya ini cukup mudah dipahami oleh petugas apoteker.
Baca juga: Kondisi Terkini Kapolda Jambi di RS Polri Jakarta, Tim Dokter Spesialis Dikerahkan
Itulah beberapa alasan mengapa tulisan dokter cenderung sulit dipahami.
Kesalah pahaman dalam penulisan atau bacaan resep obat yang diberikan dokter, tentunya bisa berbahaya bagi pasien.
Oleh sebab itu, apoteker biasanya akan mengkonfirmasi kembali ke dokter apabila kurang memahami tulisan tersebut.
Namun kebanyakan, tulisan dokter dapat dipahami oleh para ahli medis.
Baca artikel menarik lainnya di Google News.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/jarum-suntik_20180207_104325.jpg)