Warga Glodok Tolak Lapangan Dijadikan Puskesmas, Komisi E DPRD DKI Bakal Minta Penjelasan Dinkes
Komisi E DPRD DKI Jakarta berencana memanggil Dinas Kesehatan terkait pembangunan Puskesmas Glodok.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Disampaikan Setiadi, dalam rapat tersebut turut hadir wakil Camat Tamansari, Kasudin Kesehatan Jakarta Barat, kepala Puskesmas Tamansari serta Ima Mahdiah selaku anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta yang membidangi masalah kesehatan.
Dalam rapat itu, ujar Setiadi, disepakati bahwa warga nanti akan mendapat fasilitas olahraga pengganti dari lapangan Kebon Torong yakni di belakang hotel Novotel.
"Katanya mau dibangun lapangan baru di belakang Novotel itu seluas 600 meter."
"Jadi ada ruangan tertutupnya untuk olahraga serta tempat terbuka buat yang mau aktivitas di luar," ujar Setiadi.
Setiadi sendiri setuju jika lapangan Kebon Torong dijadikan puskesmas asalkan Pemprov DKI benar merealiasikan lapangan pengganti di belakang Novotel.
Pasalnya, ia menyebut mayoritas warga Glodok memang menginginkan ada puskesmas di wilayah tersebut.
Terlebih, selama ini dia menyebut lapangan Kebon Torong tak bisa digunakan oleh seluruh warga Glodok.
Kata dia, biasanya lapangan Kebon Torong digunakan untuk kegiatan senam taichi yang diikuti bukan warga Glodok.
"Di lapangan Kebon Torong itu memang udah lama jadi kegiatan senam taichi, tapi kebanyakan itu bukan warga Glodok."
"Kita yang warga Glodok malah enggak bisa pakai itu lapangan, padahal kan itu punya Pemda tapi terkesan ada yang menguasai," papar Setiadi.
Setelah rapat pada Selasa lalu, Setiadi kemudian mendapat kabar bahwa ada pertemuan pada Rabu (8/3/2023) yang menyebut warga Glodok sepakat menolak pembangunan Puskesmas.
"Saya gatau ada pertemuan di hari Rabu itu, karena saya hadir di hari Selasa yang memang undangan resmi dari kelurahan. Kalau yang Rabu gatau itu siapa yang ngadain dan siapa aja yang bilang menolak," ujarnya.
Setiadi pun akan menghubungi Ketua RW 01 Glodok untuk menanyakan siapa warga yang dalam pertemuan di hari Rabu menolak pembangunan puskesmas di lapangan Kebon Torong.
"Karena jangan-jangan warga itu menolak karena belum diberitahu kalau mau ada lapangan pengganti yang dibangun di belakang Novotel," ujar Setiadi.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
'Affan! Affan!' Tangis Keluarga Driver Ojol yang Tewas Dilindas Mobil Rantis Polisi Pecah di RSCM |
![]() |
---|
Sosok Driver Ojol yang Dilindas Polisi di Penjompongan, Niat Antar Pesanan Berujung Tewas |
![]() |
---|
Warga Palmerah Blokade Jalan, Geram Wilayahnya Jadi Sasaran Tembakan Gas Air Mata Polisi |
![]() |
---|
Pengguna Kendaraan Listrik Tinggi, SPKLU di Jakarta Barat Terus Ditambah |
![]() |
---|
Kronologi Restoran Mie Gacoan Disatroni Polisi Cari Pendemo DPR saat Ricuh di Slipi, Videonya Viral! |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.