Cerita Kriminal
Keji Siswa Bunuh Bocah 8 Tahun di Babel: Masih Santai Sekolah Lalu Kirim Pesan WA Minta Rp 100 Juta
Aksi keji AC (17) siswa SMA asal Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung membunuh bocah bernama Hafizah (8). Pelaku masih santai bersekolah.
Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Aksi keji AC (17) siswa SMA asal Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung membunuh bocah bernama Hafizah (8).
Pelaku masih santai bersekolah bahkan mengirim pesan WA kepada orangtua korban meminta uang tebusan sebesar Rp 100 juta.
Bahkan, AC ikut bersama warga mencari keberadaan Hafizah setelah aksi pembunuhan sadis itu.
Padahal, korban sedang dicari keluarganya karena tak diketahui keberadaannya sejak Minggu (5/3/2023) sekira pukul 12:00 WIB,
Korban terakhir diketahui sedang bermain dengan teman-temannya di kawasan perkebunan sawit PT Leidong Wess, Desa Terentang Kabupaten Bangka Barat.
Baca juga: Kirim Foto Bocah dengan Tangan Kaki Diikat, Siswa di Bangka Belitung Minta Rp 100 Juta ke Ibu Korban
Namun, aksi sadis AC akhirnya terbongkar setelah jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan 4 hari setelah menghilang, Kamis (9/3/2023).
Mulanya, jasad Hafizah ditemukan pekerja di perkebunan kelapa sawit Bukit Intan Bine Blok S47-48 Divisi 3 PT BPL Desa Ibul, Simpangteritip, dengan tangan, kaki terikat dan badan dalam kondisi hancur.

Edi Purwanto (39), ayah Hafizah memastikan jasad bocah tersebut adalah anaknya setelah melihat beberapa tanda.
"Orangtua tahu lah ciri khusus anaknya, dari tahi lalat di lengan kirinya, kemudian tanda bekas knalpot yang ada di kaki itu anak kami," ujar Edi dikutip dari Bangkapos.com.
Edi merasa sangat kehilangan putri kesayangannya tersebut. Korban adalah anak kedua dari tiga bersaudara, yang dikenal periang.
"Saya sedih, kenapa harus anak saya yang jadi sasaran. Anak kami tidak salah, tidak tahu apa-apa. Kalau ada masalah dengan kami, kenapa tidak ngomong?," ungkap Edi.
Dibunuh secara sadis

Tepatnya Minggu 5 Maret 2023, AC menggunakan sepeda motor Merk Kawasaki ZX130 milik orang tua pelaku.
Saat itu, pelaku bertemu dengan korban lalu membujuknya pergi bersama ke suatu tempat pemancingan yang diduga menjadi tempat AC membunuh Hafizah.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.