Putaran Balik Regina Pecis Palmerah Sudah Ditutup Beton, Pengendara Lebih Jauh Memutar

Penutupan putaran balik itu membuat kendaraan tidak bisa leluasa berputar di lokasi tersebut.

Tayang:
Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Wahyu Septiana/TribunJakarta.com
Putaran balik (u-turn) di Jalan Palmerah Utara, Jakarta Barat, sudah ditutup beton oleh petugas Dinas Perhubungan Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat sudah melakukan penutupan putaran balik (u-turn) di Jalan Palmerah Utara, Jakarta Barat.

Lokasi putaran balik yang ditutup itu yakni berada di dekat sekolah Regina Pacis.

Lokasi putaran balik tersebut biasa digunakan kendaran yang dari arah dan menuju Palmerah untuk berputar.

Pantauan wartawan TribunJakarta.com di lokasi, pada Senin (3/4/2023), putaran balik itu sudah ditutup beton.

"Itu sudah ditutup sejak Jumat (31/3/2023) sama petugas Dishub," kata Rozak, warga sekitar saat ditemui di lokasi.

Penutupan putaran balik itu membuat kendaraan tidak bisa leluasa berputar di lokasi tersebut.

Akibatnya, kendaraan yang ingin berputar harus berjalan kurang lebih 200 meter untuk berputar di dekat SPBU Palmerah.

Seperti diketahui, titik putaran balik di Regina Pecis, Palmerah, kerap selalu menimbulkan kemacetan.

Penutupan putaran balik itu memang sudah direncanakan oleh Dishub DKI Jakarta sejak awal tahun 2023.

Baca juga: Penutupan U-turn di Jalan Antasari Diprotes Warga, Beton Pembatas Terpaksa Dibongkar Lagi

Selain di titik tersebut, di wilayah Jakarta Barat, terdapat delapan putaran balik masuk dalam rencana tersebut.

Lokasinya antara lain di Jalan Daan Mogot (Casa Jardin dan Victoria Residence), Jalan Palmerah Utara (Regina Pacis dan Playfield Court), Jalan Kembangan Raya (Neo Hotel dan Sebelum TL), Jalan Outer Ring Road (Pos Polisi), dan Jalan KH Moh Mansyur (TL Jembatan Lima Roxy).

Sebelumnya, Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan penutupan putaran balik itu rencananya dilakukan pada Juni 2023.

"Paling lambat itu bulan Juni 2023. Ya, ada kajian dan evaluasi pasti. Hasil kajian kami lakukan simulasi menggunakan software transportasi. Kemudian kita implementasikan," ujar Syafrin Liputo di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/2/2023).

Syafrin mengatakan, penutupan puluhan putaran balik yang ada di Jakarta ini akan dilakukan secara bertahap.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved