Lebaran 2023

Rela Tak Mudik, Ibnu Tiga Kali Lebaran Justru Kumpul Bareng Harimau Margo dan Ria

Pria asal Wonogiri itu justru berkumpul bersama sepasang harimau benggala bernama Margo dan Ria, di Taman Margasatwa Ragunan pada hari Lebaran.

Editor: Acos Abdul Qodir
Instagram @ibnutrip
Ibnu Tri Putro (28), penjaga atau zookeeper di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, sudah tiga kali Lebaran Idul Fitri tidak mudik ke kampung halaman demi menjaga sepasang harimau benggala.  

Meski tak pernah mudik dalam tiga tahun terakhir ini, Ibnu tetap merasa senang dan bersyukur.

Pasalnya, menjadi seorang zookeeper harimau adalah pekerjaan yang sangat dia impikan sejak lama.

"Saya daftar jadi zookeper itu karena memang pada dasarnya saya suka satwa ya, apalagi di rumah kan pelihara kucing juga," ujarnya.

Harimau benggala bernama Ria, salah satu koleksi satwa di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, sedang bermain di air kolam.
Harimau benggala bernama Ria, salah satu koleksi satwa di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, sedang bermain di air kolam. (Instagram @ibnutrip)

Ibnu menjelaskan, mengurus hewan buas memanglah bukan perkara mudah, jika terjadi kesalahan sedikit saja, maka nyawa yang akan menjadi taruhannya.

"Memang kalau merawat harimau itu harus safety ya, karena di Ragunan ini konsepnya tidak dijinakkan ya, yang membedakan dengan mengurus satwa lain, itu kalau harimau tidak bisa dipegang, jadi perlu penanganan khusus," jelasnya.

Selain itu, Ibnu juga menagatakan bahwa setiap individu dari harimau benggala memiliki karakternya masing-masing.

Seperti Margo misalnya, Ibnu menuturkan Margo sangat suka bermain lumpur, dan saat ingin dimandikan, itu pun tidak sembarangan.

Artinya, Margo hanya mau dimandikan hanya dalam waktu-waktu tertentu saja.

"Setiap karakter dari harimau tuh beda ya, Margo tuh suka main kotor-kotoran, kalau kandang dia kita semprot pasti marah, cuma kalau dimandikan dia suka, tapi harus tau kurun waktunya, soalnya kalau terlalu lama, Margo juga marah tuh biasanya," ungkap Ibnu.

Baca juga: Sehari Jelang Lebaran, Eks Ketua KY Jaja Ahmad Jayus Meninggal Dunia Setelah Jadi Korban Pembacokan

Sebagai zookeeper, ia pernah merasakan hal unik saat berkumpul bersama keluarganya. 

Beberapa kali keluarganya sering menanyakan bagaimana cara menjinakkan harimau.

Padahal lanjut Ibnu, tugas dia hanyalah merawat harimau, bukan untuk menjinakkannya.

"Kalau lagi kumpul keluarga, ada yang nyeletuk, 'wah ada pawang harimau nih' dan lain-lain, padahal sebetulnya kita mengurusi harimau juga ada batasnya kan," ujarnya.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved