Kebakaran Pabrik Cat di Bandengan

Berdiri Sejak 1959, Pemilik Ungkap Semula Pabrik Cat di Bandengan Kebakaran Mau Pindah ke Kapuk

Pemilik PT Trico Paint Factory Djoko Jawanto mengatakan, pabrik cat yang terbakar di Bandengan semula milik orang tuanya dan beroperasi sejak 1959.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Acos Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Djoko Jawanto, pemilik pabrik cat PT Trico Paint Factory yang alami kebakaran, saat ditemui di lokasi,  kejadian, Jalan Bandengan Terusan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (8/5/2023).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Pabrik cat milik PT Trico Paint Factory yang alami kebakaran di Jalan Bandengan Terusan, Penjaringan, Jakarta Utara pada Senin (8/5/2023) ini nyatanya sudah direncanakan pindah lokasi.

Sebelum ludes dilalap si jago merah siang hari ini, pemilik pabrik berencana memindahkan operasional perusahaannya ke kawasan Kapuk, Jakarta Barat.

Pemilik PT Trico Paint Factory Djoko Jawanto mengatakan, pabrik cat yang terbakar di Bandengan semula milik orang tuanya dan beroperasi sejak 1959.

"Ini dari orang tua saya, kami di sini sudah dari tahun 1959," kata Djoko di lokasi, Senin (8/5/2023) malam.

    

Baca juga: Bahan Kimia Sulitkan Petugas, Kebakaran Pabrik Cat di Jakut Susah Padam Setelah Berjam-jam

   

Djoko menuturkan, selama beberapa tahun terakhir pihaknya memang merencanakan pemindahan operasional pabrik ke kawasan Kapuk.

Rencana pindah ini menyusul kondisi pabrik cat di Bandengan itu sudah cukup tua sebelum akhirnya terbakar pada hari ini.

"Memang sih dari dulu sudah punya rencana untuk pindah, rencananya pindah ke Kapuk," ungkapnya.

    

Baca juga: Pilunya Warga Korban Kebakaran Kampung Nelayan Muara Angke: Tak Lagi Punya Rumah saat Lebaran

   

Djoko menambahkan, kebakaran pabrik yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB siang tadi diduga berasal dari korsleting listrik di lantai 2 ruangan kantor.

Pada saat kejadian, Djoko sedang tidak berada di ruangan kantornya.

"Sepertinya korsleting, dari lantai atas, lantai dua, itu kantor saya.

Korsletingnya saya tidak tahu dari mana, karena ruangannya tertutup dan saya tidak ada di tempat," kata Djoko.

  

Kebakaran terjadi pada sebuah pabrik cat di Jalan Bandengan Utara, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (8/5/2023). (1)
Kebakaran terjadi pada sebuah pabrik cat di Jalan Bandengan Utara, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (8/5/2023). (1) (istimewa)

   

Terkini, hingga pukul 20.30 WIB api masih berkobar di area pabrik.

Sebanyak 150 orang petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara masih terus berjibaku melakukan pemadaman.

Dengan pengerahan 35 mobil pemadam kebakaran, petugas menyemprotkan api dari segala sisi pabrik.

Baca juga: VIRAL Kuda Penarik Delman Ambruk Akibat Kelelahan di Tempat Wisata Jakarta

Api belum juga padam usai lebih dari 6 jam pemadaman lantaran banyaknya bahan kimia di dalam area pabrik.

Kondisi pabrik pun sudah ludes terbakar. Banyak kaleng-kaleng cat yang juga meleleh akibat ganasnya amukan si jago merah.

  

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved