Kebakaran Pabrik Cat di Bandengan
Penampakan Kaleng-kaleng Cat Meleleh dalam Kebakaran Pabrik di Bandengan
Sementara itu, di bagian gudang paling belakang, karyawan berupaya menyelamatkan kaleng-kaleng cat yang masih utuh supaya tidak terbakar.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Acos Abdul Qodir
Apalagi, asap hitam mulai membumbung dan membuat perih mata.
"Sudah gitu namanya asap tebal kita kan nggak kuat, mata sudah perih, akhirnya pada turun semua," kata Suhadi.
Dijelaskan Suhadi, dari ruangan kantor, api terus merembet sampai ke area lainnya di dalam pabrik cat tersebut.
Kobaran api merembet sampai ruang produksi dan gudang tempat penyimpanan kaleng-kaleng cat.
Bahkan, api juga sudah merembet ke tempat usaha lainnya yang ada persis di sebelah pabrik.
"Ini pabrik cat, sebagian (cat) pada terbakar. Sampai ke ujung pinggir dekat SiCepat itu api," kata Suhadi.
Baca juga: KRL Dilempari Batu di Stasiun Tanjung Barat, Polisi Olah TKP hingga Periksa Saksi
Sampai pukul 17.30 WIB petang ini, petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara masih terus berupaya memadamkan api.
Total sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun kerugian materiilnya.
Yang jelas, kebakaran ini tidak sampai menelan korban jiwa.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.