Cerita Kriminal

Jerit Ibunda Arya Saputra Tunjukan Foto Putranya Tewas Mengenaskan, Orangtua Tukul Hanya Bisa Pasrah

Ibunda Arya Saputra menjerit sembari memegang kertas berisi foto anaknya terkapar di pinggir jalan setelah bacok Tukul.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Pemandangan memilukan terlihat di sidang lanjutan pembacokan yang menewaskan siswa SMA di Bogor, Arya Saputra, Jumat (9/6/2023). 

Sementara ibunda Tukul hanya menangis sambil berlutut mendengar keluh kesah ibu korban.

Sesekali Nur mengusap-usap ibunda Arya Saputra untuk meredakan amaranya.

"Anak ibu jangan keluar-keluar ya (penjara) sampai mati ya bu ya," kata ibunda Arya Saputra.

"Iya bu iyaa," tangis Nur.

Menyesal punya anak macam Tukul

Sebelumnya, ibunda Tukul dan ayah Arya Saputra sempat bertemu di persidangan pada Rabu (31/5/2023).

Ibu Tukul terlihat memakai baju gamis ungu dengan kerudung hitam.


Sementara ayah Arya, memakai kemeja lengan pendek motif kotak-kotak.

Sidang Tukul kasus pembacokan siswa SMK Bogor digelar secara tertutup di Ruang Tirta PN Kota Bogor.

Sidang perdana Tukul dengan agenda pembacaan dakwaan pertama.

Setelah ayah Arya, Rojai, memberi kesaksian, ibu Tukul langsung mencegatnya di pintu.

Seketika Nur langsung berlutut menangis meminta maaf.

"Baru pertama kali ketemu keluarganya Tukul," kata Rojai.

Rojai menuturkan bahwa sebelumnya tak ada satu orang pun keluarga Tukul yang datang padanya untuk meminta maaf.

"saya belum pernah ketemu dan keluarga Tukul pun tidak datang ke rumah saya untuk minta maaf," katanya.

Baca juga: Tangis Ibunda Tukul Bersimpuh di Kaki Ayah Arya Saputra Tapi Orangtua Korban Belum Lega

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved