Soal Kemungkinkan Buka Komunikasi dengan SBY, Anas Urbaningrum: Tak Bisa Dipaksakan

Anas Urbaningrum bicara soal kemungkinan membuka komunikasi dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kolase Foto TribunJakarta
Kolase Foto Anas Urbaningrum dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum bicara soal kemungkinan membuka komunikasi dengan Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ia pun mengaku belum punya berencana untuk bertemu dengan mantan bosnya itu di Partai Demokrat.

“Saya sama pak Pasek sedang merencanakan makan bakso Sukowati,” ucap Anas berkelakar saat ditemui di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (15/7/2023).

Anas pun menyebut, silaturahmi merupakan sesuatu yang baik namun tak bisa dipaksakan.

Oleh karena itu, ia mengaku belum mengetahui kapan bakal bertemu lagi dengan sosok SBY.

“Silaturahmi itu sesuatu yang baik, tetapi silaturahmi itu juga tidak harus dipaksakan. Silaturahmi itu hal yang baik, tapi juga tidak bisa dipaksakan waktunya dan tempatnya,” ujar Anas.

Meski demikian, Anas berkomitmen partai yang dipimpinnya itu bakal menjalin komunikasi politik dengan siapa pun.

Ia pun menegaskan bahwa bahwa PKN tak punya musuh politik.

Baca juga: Tanggapi Koar-koar Kubu Anies, Anas Tak Sepakat Ada Upaya Penjegal Capres di Pilpres 2024

“Semua partai, buat PKN tidak ada yang musuh, tidak ada partai manapun yang kami anggap musuh,” tuturnya.

“Karena (berkomunikasi) dengan semua partai itu hal yang wajar. Tapi intens komunikasinya seperti apa, titik temunya seperti apa, itu soal nanri,” sambungnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved