Mayat di Celah Beton Tol Jagorawi

Mayat Pria di Celah Beton Tol Jagorawi: Jasad Korban Tergeletak 3 Hari

Waktu kematian pasti korban urung diketahui karena proses autopsi untuk memastikan penyebab kematian yang dilakukan di RS Polri Kramat Jati belum

Penulis: Bima Putra | Editor: Acos Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Bima Putra
Proses evakuasi jasad pria yang ditemukan di celah beton pembatas jalan Tol Jagorawi KM 7, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (19/7/2023). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Mayat pria yang ditemukan di celah beton pembatas jalan Tol Jagorawi KM 7, Cipayung, Jakarta Timur diduga sudah tiga hari meninggal dunia.

Kepala Unit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Hotman Capandi mengatakan dugaan tersebut berdasar hasil pemeriksaan awal tim identifikasi dan RS Polri Kramat Jati terhadap jasad.

"Diduga korban sudah meninggal di situ, kurang lebih tiga hari. Korban ditemukan di tengah-tengah (pembatas jalan) antara arah Bogor dan Jakarta KM 7," kata Hotman, Kamis (20/7/2023).

Sementara karena belum diketahui keluarganya maka belum bisa dilakukan autopsi. Pihak rumah sakit (Polri Kramat Jati) sudah kita hubungi, dan kita koordinasi

Waktu kematian pasti korban urung diketahui karena proses autopsi untuk memastikan penyebab kematian yang dilakukan di RS Polri Kramat Jati belum dapat dilakukan.

Alasannya, identitas korban belum diketahui, sehingga pihak keluarga pun belum dapat dimintai izin untuk proses autopsi keperluan penyidikan Unit Reskrim Polsek Cipayung.

"Sementara karena belum diketahui keluarganya, maka belum bisa dilakukan autopsi. Pihak rumah sakit (Polri Kramat Jati) sudah kita hubungi, dan kita koordinasi," ujarnya.

Baca juga: Divonis Mati, Bapak Pembunuh Anak Kandung di Depok Diam Terpaku

Sementara identitas korban belum diketahui karena saat jasad ditemukan tidak ditemukan tanda pengenal atau barang lain yang dapat menjadi petunjuk mengidentifikasi, dan kondisi sudah membusuk.

Hotman menuturkan, bila hingga 3x24 jam identitas korban urung terungkap dan tidak ada pihak keluarga yang datang, barulah tim dokter RS Polri Kramat Jati akan melakukan proses autopsi.

"Menunggu maksimal 3x24 jam sampai keluarga ataupun pihak identitas korban diketahui. Ini (identitasnya) belum diketahui, mister X ya. Kita masih dalam penyelidikan," tuturnya.

Baca juga: 3 Foto Remuknya Fortuner Maut di Plumpang, Dugaan Melaju Super Kencang sampai Terguling Berkali-kali

Sebelumnya, penemuan mayat di celah beton terjadi di Tol Jagorawi KM 7 oleh petugas kebersihan ketika hendak membersihkan sampah pada Rabu (19/7/2023).

Saat ditemukan di sudut beton pembatas, jasad korban dalam keadaan telungkup dengan mengenakan kaos warna oranye dan diduga mengenakan celana pendek warna hitam.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved