Viral di Media Sosial
Tenyata Bukan Bripda IMS Pemilik Senjata Api yang Tewaskan Bripda Ignatius, Sosoknya Tak Ada di TKP
Pemilik senjata api yang tewaskan Bripda Ignatius ternyata tak ada di lokasi saat peristiwa penembakan.
Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
"Memasukan senjata api ke tas sambil memasukan magasin dalam tas," sambungnya.
Rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik Bripda Ignatius datang ke kamar tiga orang rekannya tersebut.

Dijelaskan Rio, Bripda Ignatius datang pada pukul 01:39 WIB.
"Korban ID (Ignatius) memasuki kamar saksi AN dan menurut keterangan saksi AY dan AN tersangka IMS kembali menunjukan senjata api kepada korban,"
"Saat tersangka IMS menunjukan senjata api ke korban, tiba-tiba senjata api tersebut meletus mengenai leher korban ID,"
"(peluru) terkena pada bagian bawah telinga sebelah kanan menembus tungkuk belakang sebelah kiri," ujar Rio.
Rio melanjutkan, Bripda Ignatius tertembak sekitar pukul 01:39 - 01:43 WIB.
Kemudian Bripda Ignatius meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.
Polres Bogor menetapkan tersangka ada dua orang yakni Bripda IMS dan Bripka IGD.
Bripda IMS merupakan pengguna senjata api yang menyebabkan Bripka Ignatius meninggal.
Sementara Bripka IGD merupakan sosok yang memiliki senjata api tersebut.
Saat peristiwa penembakan, Bripka IGD tidak ada di tempat kejadian perkara.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.