Viral di Media Sosial

Tenyata Bukan Bripda IMS Pemilik Senjata Api yang Tewaskan Bripda Ignatius, Sosoknya Tak Ada di TKP

Pemilik senjata api yang tewaskan Bripda Ignatius ternyata tak ada di lokasi saat peristiwa penembakan.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
Tribunnews
Ternyata bukan Bripda IMS pemilik senjata api alias senpi yang tewaskan Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage. 

"Memasukan senjata api ke tas sambil memasukan magasin dalam tas," sambungnya.

Rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik Bripda Ignatius datang ke kamar tiga orang rekannya tersebut.

Ada tersangka baru dalam kasus tertambaknya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage atau Bripda IDF di Rusun Polri Cikeas, pada Minggu (23/7/2023). Berpangkat Iptu?
Peristiwa Bripda Ignatius tak sengaja tertembak tersebut terjadi di Rumah Rusun Polri di Cikelas, Bogor, Minggu (23/7/2023) pukul 01:40 dini hari.(Tribunnews)

Dijelaskan Rio, Bripda Ignatius datang pada pukul 01:39 WIB.

"Korban ID (Ignatius) memasuki kamar saksi AN dan menurut keterangan saksi AY dan AN tersangka IMS kembali menunjukan senjata api kepada korban,"

"Saat tersangka IMS menunjukan senjata api ke korban, tiba-tiba senjata api tersebut meletus mengenai leher korban ID,"

"(peluru) terkena pada bagian bawah telinga sebelah kanan menembus tungkuk belakang sebelah kiri," ujar Rio.

Rio melanjutkan, Bripda Ignatius tertembak sekitar pukul 01:39 - 01:43 WIB.

Kemudian Bripda Ignatius meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Polres Bogor menetapkan tersangka ada dua orang yakni Bripda IMS dan Bripka IGD.
Bripda IMS merupakan pengguna senjata api yang menyebabkan Bripka Ignatius meninggal.

Sementara Bripka IGD merupakan sosok yang memiliki senjata api tersebut.

Saat peristiwa penembakan, Bripka IGD tidak ada di tempat kejadian perkara.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved