Viral di Media Sosial

Kelakuan Jahat Ayah Siswa Ketapel Mata Guru SMA di Bengkulu, Warga Sekitar Anggap Sudah Tak Aneh

Kelakuan jahat AJ terhadap Zaharman sebenarnya dipandang tak aneh di mata warga sekitar.

(M. Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com)
Kondisi mata Zaharman (58), guru SMAN 7 Rejang Lebong yang diketapel orangtua siswa atau wali murid pada Selasa (1/8/2023) pagi, terancam buta. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Dengan menggunakan ketapel, seorang ayah siswa berinisial AJ (46) tega menyakiti seorang guru bernama Zaharman (58) di Kabupaten Renjang, Bengkulu.

Akibat ulah jahat AJ, guru tersebut mengalami kebutaan di bagian mata sebelah kanan.

AJ kemudian mengambil langkah seribu, menghilang usai menyakiti guru tersebut.

Polisi mengusut kasus yang sudah viral tersebut.

Anggota dari Polsek Padang Ulang Tanding (PUT) menggerebek rumah AJ.

Namun, ayah AJ menghilang tak ada kabar. Diduga AJ bersembunyi karena takut.

"Berdasarkan keterangan dari keluarganya, AJ tidak pulang setelah kejadian," ujar Kapolsek PUT, Iptu Hengky Noprianto pada Rabu (2/8/2023) seperti dikutip TribunJakarta.com dari Serambinews.com.

Kapolsek meminta agar AJ menyerahkan diri dari pelariannya. Sebab, pihaknya akan terus memburunya.

Polisi juga meminta agar keluarga membujuk AJ untuk menyerahkan diri ke kantor polisi.

Namun, kelakuan jahat AJ terhadap Zaharman sebenarnya dipandang tak aneh di mata warga sekitar.

Ayah siswa tersebut sosok yang bermasalah di lingkungan rumah.

"Iya dia memang bermasalah (AJ). Semua orang tahu, mudah-mudahan cepat ketangkap," ujar salah satu warga.

Akibat ulah AJ, Zaharman kini harus menjalani operasi mata kanan yang mengalami kerusakan fatal.

Bola mata kanannya hancur. Ia terancam tak bisa melihat lantaran mata kirinya sudah mengalami katarak.

"Iya dia memang bermasalah (AJ). Semua orang tahu, mudah-mudahan cepat ketangkap," ujar salah satu warga.

Anak Zaharman, Ilham, mengatakan sang ayah kini dirawat di Rumah Sakti Ar Bunda Kota Lubuklinggau.

Terungkap nasib pilu Zaharman usai diceritakan oleh Ilham.

"Mata kiri sudah kabur karena katarak, mata kanan ini yang normal sebelumnya, tapi sekarang kanannya sudah diangkat, jadi ada kemungkinan buta dua-duanya mas," pungkasnya.

Kejadian ini berawal saat AJ marah lantaran Zaharman menegur anaknya, PDM (16) yang ketahuan merokok di belakang sekolah saat jam pelajaran berlangsung.

PDM pun pulang ke rumah dan mengadu ke AJ lantaran ditegur.

AJ yang mendengar aduan anaknya malah emosi lalu menyerang guru tersebut menggunakan ketapel.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved