Bocah Dikerjai Cewek Facebook

Sadis Jebakan Cewek Facebook, Bocah di Sunter Berujung Dikeryok, Disundut Rokok Sampai Motor Dicuri

Cewek yang dikenal dari Facebook justru menjebak dan membawa malapetaka. Bocah SM usia 15 tahun jadi babak belur.

Gerald Leonardo Agustino/TribunJakarta.com
DRS (15), korban pengeroyokan pemuda di Sunter Muara menunjukkan luka yang dialaminya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Bocah SMP warga Sunter Jaya, DRS (15), terkena jebakan seorang wanita yang baru dikenalnya lewat Facebook.

DRS dijebak untuk bertemu hanya berdua dengan wanita muda yang mengaku bernama Ndah itu pada Jumat (4/8/2023) malam lalu.

Nyatanya, DRS tak cuma bertemu Ndah tapi juga belasan pemuda lainnya di tempat janjian, Jalan Sunter Muara, Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Ditemui di rumahnya di Sunter Jaya, DRS menceritakan awalnya pelaku Ndah mengajaknya bertemu Jumat malam dengan niat ingin saling kenal.

Ajakan bertemu itu disampaikan lewat pesan singkat Facebook, di mana sebelumnya sang wanita licik itu juga meminta DRS datang seorang diri.

"Dia bilang gitu, intinya nanti sendiri aja ya jangan bawa temen. Dan dia juga minta saya bawa HP," kata DRS.

DRS senang mendengar ajakan wanita tersebut karena memang ingin memiliki teman baru.

Apalagi, DRS baru tiba di Jakarta beberapa waktu lalu setelah menghabiskan pendidikan di pesantren Jawa Tengah.

Saat ini, DRS menjadi siswa baru kelas 3 SMP di SMP Negeri 152 Jakarta Utara.

Setibanya di Jalan Sunter Muara, DRS diadang dua pemuda yang menanyakan kepentingannya bertemu Ndah.

Tak berapa lama kemudian, sekitar pukul 22.30 WIB Jumat malam, DRS diantarkan dua pemuda itu bertemu Ndah yang ternyata sudah bergerombol dengan belasan pemuda lainnya.

DRS akhirnya berkumpul bersama wanita yang baru dikenalnya itu beserta belasan pemuda lain, sambil ditawari untuk merokok dan ikut menenggak minuman keras yang telah siap di sana.

DRS (15), bocah SMP korban pengeroyokan di Sunter Muara.
DRS (15), bocah SMP korban pengeroyokan di Sunter Muara. (Gerald Leonardo Agustino/TribunJakarta.com)

"Tiba-tiba datang segerombolan dari warung terus di situ udah nongkrong. Saya dikasih rokok, yang orang-orang itu dalam keadaan lagi minum alkohol," ucap DRS.

Perasaan korban saat itu sudah mulai gelisah, ia ingin segera pulang tapi ditahan para pemuda di lokasi.

Tiba-tiba salah seorang pemuda yang mengaku kekasih Ndah menghampiri DRS dan memukulnya.

Pemukulan ini pun disambut para pemuda lainnya yang langsung mengeroyok DRS.

DRS terluka parah usai dipukuli, dihantam menggunakan batu, sampai disundut rokok di kantung matanya.

"Saya dipukulin, ditonjok, ditendang, dipukul pakai batu. Disundut rokok juga di leher belakang sama di kantong mata," ucap DRS.

Di sisi lain, pada saat pengeroyokan terjadi, kunci motor DRS terjatuh dari sweater-nya dan lantas diambil para pelaku.

DRS yang sudah kesakitan ditinggal sendirian sementara para pelaku kabur menggasak motor korban.

DRS baru bisa pulang ke rumah menjelang Sabtu (5/8/2023) dini hari setelah meminta tolong warga di Jalan Sunter Muara.

Atas kejadian ini, keluarga DRS pun mengajukan laporan ke Mapolsek Tanjung Priok dengan harapan para pemuda yang mengeroyok dan mencuri motor korban bisa segera diringkus.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved