Asal Usul Bioskop di Indonesia, Awalnya Cuma Bangsal Yang Dibawa Keliling Kampung
Keberadaan bioskop di Indonesia memiliki perjalanan panjang. Dulu bioskop juga dikenal dengan nama Gambar Idoep
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Asal usul bioskop, ternyata dulu awalnya berupa bangsal yang dibawa keliling kampung.
Di masa kini, bioskop menjadi tempat menonton film masyarakat dengan menggunakan layar lebar.
Bioskop terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu.
Agar pengunjung bisa nyaman saat menonton film, bioskop umumnya dilengkapi dengan kursi yang empuk serta ruangan ber AC.
Namun jauh sebelum itu, keberadaan bioskop di Indonesia rupanya memiliki perjalanan yang panjang.
Dalam sejarahnya, bioskop dulu dikenal dengan sebutan gambar idoep atau gambar idup.
Gambar idoep merupakan hiburan berupa tontonan yang ada di Batavia.
Usaha ini awalnya dirintis oleh seseorang asal Belanda bernama Talbot.
Tidak seperti bioskop di masa kini yang tampak megah, bangunan hiburan gambar idoep tidak bersifat permanen dan berpindah-pindah.
Bangunannya, hanya berupa bangsal dengan atap seng yang bisa dibawa berkeliling.
Dulu, pemutaran film pertama dilakukan di Lapangan Gambir.

Setelah itu, orang Belanda bernama Schwarz mulai mengusahakan keberadaan bangunan pertunjukan film permanen yang kemudian disebut bioskop.
Bangunan bioskop permanen, didirikan di daerah Pasar Baru.
Tetapi tidak lama kemudian, bangunan itu ludes terbakar.
Hingga kemudian, bioskop-bioskop lain mulai bermunculan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.