Viral di Media Sosial
Imam Masykur Tak Sendiri Saat Diculik Oknum Paspampres, Terkuak Alasan Korban Lain Diturunkan di Tol
Ternyata pemuda asal Aceh bernama Imam Masykur tak sendiri saat jadi korban penculikan oknum Paspampers.
Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Ternyata pemuda asal Aceh bernama Imam Masykur tak sendiri saat jadi korban penculikan oknum Paspampers.
Namun satu korban tersebut rupanya diturunkan para pelaku di Tol Cikeas.
Diketahui, Imam Masykur menjadi korban penganiayaan hingga tewas tiga oknum TNI yang salah satunya anggota Paspampers .
Ketiga oknum TNI tersebut adalah Praka RM, Praka J, dan Praka HS.
Praka RM diketahui bertugas sebagai anggota Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan.
Praka HS bertugas sebagai anggota Direktorat Topografi TNI Angkatan Darat.
Sementara itu, Praka J bertugas sebagai anggota Kodam Iskandar Muda.
Penculikan ini terjadi saat Imam Masyukur menjaga toko kosmetik di Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Sabtu (12/8/2023).
Dijelaskan Komandan Polisi Militer Kodam Jaya (Danpomdam Jaya) Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar, tiga oknum TNI tersebut ternyata tak cuma menculik Imam Masyukur, tetapi ada satu orang lain.

"Ada satu korban juga yang diculik. Sebenarnya yang diculik itu dua orang, tapi yang satu dilepas. Dilepas di sekitar Tol Cikeas," ungkap Irsyad di Markas Kodam Jayakarta dikutip dari Kompas.com, Selasa (29/8/2023).
Terkuak alasan korban satunya dilepaskan di Tol Cikeas karena mengalami sesak nafas.
Saat ini korban yang selamat tersebut sudah diperiksa sebagai saksi.
Sebelumnya, ibu korban Imam Masyukur bernama Fauziah sempat menceritakan saat sang anak disadera pelaku.
Imam Masykur menghubungi Fauziah meminta uang Rp 50 juta di hari Sabtu (12/8/2023) untuk membebaskan dirinya.
Fauziah menuturkan Imam mengeluh sudah tak tahan dianiaya oleh orang yang menculiknya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.