Viral di Media Sosial
Imam Masykur Tak Sendiri Saat Diculik Oknum Paspampres, Terkuak Alasan Korban Lain Diturunkan di Tol
Ternyata pemuda asal Aceh bernama Imam Masykur tak sendiri saat jadi korban penculikan oknum Paspampers.
Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
“Telepon yang (isi pesannya) seperti yang dibilang 'Mamak saya (minta) dikirimi duit, saya dipukul, nggak tahan lagi (disiksa), mamak kirimlah cepat Rp50 juta'," ucap Fauziah menirukan permintaan anaknya seperti dikutip dari KompasTV.
Tak lama kemudian, Fauziah menerima video kondisi Imam yang telah babak belur, hasil kekejaman oknum Paspampres.

Fauziah menyanggupi permintaan oknum Paspampres dan berusaha mencarikan uang Rp 50 juta.
Namun, ia meminta kepada pelaku agar anaknya tidak dipukuli lagi.
"Saya bilang iya, saya akan kirim duit, anak saya jangan dipukul lagi, saya usahakan," ucap Fauziah.
Setelah berusaha mencari uang sana-sini, Fauziah gagal mendapat uang sebesar Rp50 juta yang diminta pelaku. Terlebih kondisi ekonominya juga memang pas-pasan.
Fauziah sempat datang ke Jakarta bersama keluarganya dari Aceh untuk mencari keberadaan anaknya pada Sabtu (19/8/2023).
Namun lima hari setelahnya, Fauziah malah menerima kabar duka sang putra meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Ketiga pelaku kini sudah ditahan di Pomdam Jaya Jayakarta dan sudah ditetapkan tersangka atas kasus penculikan dan penyiksaan yang mereka lakukan.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.