Anak Habisi Keluarganya di Depok

Di Depan Polisi, Pemuda Depok Peragakan Ulang Saat Dirinya Habisi Nyawa Ibu dan Aniaya Ayahnya

Kapolsek Cimanggis, Kompol Arief Budiharso, mengatakan, Rifki memeragakan 34 adegan untuk mengetahui peristiwa sebenarnya saat pembunuhan itu dilakuka

|
Dwi Putra Kesuma/TribunJakarta.com
Rekonstruksi kasus anak bunuh ibu dan aniaya bapak kandung di Kota Depok, Kamis (31/8/2023). 

Sementara jasad Sri Widiastuti ditemukan tergeletak di ruangan dapur.

Hasil penyelidikan, pelaku mengaku sakit hati terhadap kedua orang tuanya karena kerap dimarahi sejak kecil.

Puncak kekesalan pelaku memuncak beberapa hari terakhir, setelah ia dituding menggelapkan uang perusahan milik keluarga.

Untuk informasi, pelaku sendiri bekerja di perusahan pengolahan kardus milik ayahnya. Ia bertugas mengatur keuangan di perusahaan tersebut.

Petugas evakuasi jasad korban istri SW (43) dari lokasi kejadian pembunuhan di Cimanggis Depok, menggunakan ambulans menuju RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (10/8/2023).
Petugas evakuasi jasad korban istri SW (43) dari lokasi kejadian pembunuhan di Cimanggis Depok, menggunakan ambulans menuju RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (10/8/2023). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Bahkan, ia mengaku sakit hati atas perkataan sang ayah yang memintanya menyebut satu hal yang bisa membuat orang tuanya bangga.

“Lo tuh dari lahir sampai detik ini coba sebutin satu saja apa yang membuat orang tuamu bangga," kata Kapolsek Cimanggis, Kompol Arief Budiharso, mengulangi perkataan korban yang memicu amarah pelaku, saat ungkap kasusnya pada Jumat (11/8/2023).

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved