Penampakan Tato Bunga Terong yang Didapat Heru Gundul dari Tetua Suku Dayak, Apa Maknanya?

Pembawa acara Tv petualang, Heru Gundul bercerita mendapatkan tato bunga terong dari tukang tato tua di Suku Dayak. Seperti apa penampakannya?

Editor: Muji Lestari
YouTube RJL 5
Penampakan tato bunga terong di bahu Heru Gundul, ini makna filosofisnya. 

Tato bunga terong di bahu kiri Heru ternyata masih terbilang baru, alat dan bahan yang digunakan juga sudah lebih modern yakni menggunakan jarum dan tinta.

Namun, menurut Heru aura dari kedua tato berbeda. Ia merasa aura tato yang dibuat menggunakan bahan alami tanpa campuran memiliki aura lebih kuat dibanding tatonya yang baru.

"Ini baru beberapa tahun lalu (dibuat), ini walaupun masih hand tap, tapi dia sudah pakai jarum, sudahh pakai tinta walaupun masih dicampur jelaga. Tapi auranya beda," kata Heru.

Heru Gundul saat memperlihatkan tato bunga terong di bahu kanannya.
Heru Gundul saat memperlihatkan tato bunga terong di bahu kanannya. (YouTube RJL 5)

Penelusuran TribunJakarta.com, konon orang yang memiliki tato bunga terong bukanlah orang sembarangan.

Tato bunga terong juga memiliki arti khusus bagi masyarakat Dayak.

Lantas, apa itu tato bunga terong dan apa maknanya?

Filosofi Tato Bunga Terong

Tato bunga terong yang didapat Heru Gundul rupanya tidak serta merta didapat begitu saja.

Tato tersebut bukanlah tato yang diberikan kepada orang sembarang. Tato yang diberikan suku Dayak ini punya makna khusus.

Bisa dibilang, orang yang punya tato bunga terong artinya orang tersebut sudah diakui oleh masyarakat suku Dayak.

Tato bunga terong yang melekat pada masyarakat Suku Dayak di Kalimantan bukan hanya sekadar aksesoris belaka.

Tato tersebut mengandung makna filosofis dan arti mendalam.

Tato bunga terong bermakna pangkat atau kedudukan seseorang ketika perang, umumnya terletak di bahu.

Tato bunga terong yang terletak di pinggang artinya orang yang telah mengembara.

Bagi orang Dayak, bunga terong memiliki filosofi perantau yang bisa hidup dimana pun, seperti biji terong yang ditabur dalam kondisi apapun, tetapi tetap bisa tumbuh.

Soal berbuah atau tidaknya nanti, tergantung kesuburan tanah.

Mengingat Heru Gundul yang kerap berpetualang dan masuk hutan, makna tato bunga terong tersebut dapat diartikan sebagai sosok perantau yang dapat hidup dimana pun dan dalam kondisi apapun.

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News.

 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved