Cuaca Panas, Benarkah Tidur Pakai Kipas Angin Bikin Bahaya?

Benarkah tidur menggunakan kipas angin bikin bahaya buat kesehatan? Berikut ini simak penjelasan dokter serta risikonya.

Editor: Muji Lestari
Talknesia.com
Ilustrasi Kipas Angin. Benarkah tidur menggunakan kipas angin bahaya? 

Andreas mengatakan, kipas angin justru membuat tidur lebih nyaman karena angin yang dihasilkan membuat udara menjadi lebih dingin.

Sebaliknya, menurut dia, tekanan darah bisa meningkat kalau seseorang kurang tidur.

Orang yang tidur dengan nyaman, seperti menggunakan kipas angin, tidak akan mengalami kondisi tersebut.

"Heat stroke adalah stroke yang terjadi karena kepanasan. Kipas angin seharusnya tidak ada pengaruhnya," imbuh Andreas.

Risiko Tidur dengan Kipas Angin

Sementara itu, dokter sekaligus direktur RSU PKU Muhammadiyah Prambanan, Dien Kalbu Ady menjelaskan ada beberapa risiko tidur menggunakan kipas angin.

"Asma bisa terjadi kalau kipas angin dalam ruangan justru mensirkulasikan debu, tungau, atau zat alergen lain yang bisa mencetuskan asma," jelasnya.

Menurutnya, orang juga berpotensi terkena dehidrasi ringan ketika kurang minum saat memakai kipas angin.

Selain itu, memakai kipas angin saat tidur dapat membuat mata dan kulit kering. Mata kering bisa picu iritasi. Sementara kulit kering rentan terinfeksi.

"Hidung dan tenggorokan jadi kering. Kondisi ini dapat memicu produksi mukus atau lendir berlebih, sinusitis, nyeri kepala, dan hidung mampet," tambahnya.

Dien menambahkan, ada gangguan kesehatan lain yang timbul akibat sering tidur pakai kipas angin.

Contohnya nyeri kepala, sinusitis atau infeksi pada sinus, alergi dingin, dan memicu iritasi saluran napas.

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News.

 

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved