Sama-sama Melawan Israel, Apa Bedanya Kelompok Hamas dengan Fatah?

Sama-sama melawan Israel demi kemerdekaan Palestina, apa perbedaan kelompok Hamas dengan Fatah? Ternyata begini asal usulnya.

Editor: Muji Lestari
TribunTimur/Int
Pasukan Hamas. Sama-sama musuhi Israel, ini bedanya kelompok Hamas dengan Fatah Palestina. 

TRIBUJAKARTA.COM - Beberapa hari terakhir, pertempuran antara Israel dan Palestina kembali memanas.

Bermula saat kelompok Hamas yang menguasai Gaza meluncurkan serangan besar-besaran ke Wilayah Israel.

Akibatnya, Israel menyatakan perang terhadap kelompok Hamas, dan makin memperpanjang konflik antar dua negara tersebut.

Bukan cuma Hamas, kelompok Fatah dari Palestina juga ikut berkontribusi dalam konflik tersebut.

Meski sama-sama melawan Israel dan memperjuangkan kemerdekaan Palestina, ternyata kedua partai itu memilki sejumlah perbedan.

Lantas, apa bedanya Hamas dengan Fatah?

Asal Usul Hamas

Hamas adalah organisasi fundamentalis Islam yang berbasis di Palestina, juga dikenal sebagai kelompok perlawanan dan nasionalis Sunni.

Hamas merupakan singkatan dari Harakat al-Muqawama al-Islamiyah (Gerakan Perlawanan Islam).

Dilansir Kompas.com, kelompok ini didirikan oleh Sheikh Ahmed Yassin, seorang ulama Palestina yang menjadi aktivis di cabang-cabang lokal Ikhwanul Muslimin setelah mengabdikan awal hidupnya untuk ilmu pengetahuan Islam di Kairo.

Mulai akhir tahun 1960-an, Yassin memberikan khotbah dan melakukan pekerjaan amal di Tepi Barat dan Gaza, yang kedua-duanya diduduki Israel setelah Perang Enam Hari pada 1967.

Sheikh Yassin mendirikan Hamas sebagai sayap politik Ikhwanul Muslimin di Gaza pada Desember 1987, setelah pecahnya intifada pertama yang merupakan sebuah perlawanan Palestina terhadap pendudukan Israel di Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem Timur.

Logo Hamas Palestina
Logo Hamas Palestina (NET)

Hamas pada saat itu dibenuk untuk merespons ancaman dari kelompok Palestina Islamic Jihad (PIJ), yang keras berkomitmen melawan Israel dan berpotensi menggeser dukungan Palestina dari Ikhwanul Muslimin (The Muslim Brotherhood).

Mereka memiliki dua sayap utama, yakni sayap pelayanan sosial yang disebut Dakwah dan sayap militer yang dikenal sebagai Brigade Izz ad-Din al-Qassam.

Hamas menolak segala bentuk negosiasi yang bisa mengakibatkan pengorbanan tanah Palestina.

Dalam historisnya, Hamas memiliki afiliasi nasional dengan aliansi pasukan Palestina dan afiliasi internasional dengan Ikhwanul Muslimin.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved