Viral di Media Sosial

Kisah Ifan Loper Koran Disabilitas yang Tawarkan Jasa Les Gitar Keliling, Sering Tak Dipercaya Orang

Ifan Rivani, seorang pria berkebutuhan khusus, viral di sosial media menawarkan jasa les gitar keliling meski penuh keterbatasan.

Tangkapan layar TikTok @nuhaamedyan.
Seorang pria berkebutuhan khusus, viral di sosial media menawarkan jasa les gitar keliling meski penuh keterbatasan. Sering tak dipercaya orang, meski jago main gitar. 

Karena berasal dari keluarga yang tidak mampu, Ifan bercerita sempat dimasukan ke sekolah musik oleh seorang kerabat.

Ia menjalani program tersebut sekitar 5 tahun lamanya hingga punya keahlian dalam bermain gitar.

Walau begitu, diakui Ifan perjalanannya tidak mudah.

Banyak orang tidak percaya dengan kemampuannya lantaran melihat konsisi dirinya saat ini yang penuh keterbatasan.

Di samping usianya yang sudah sekitar 50an, dalam beraktifitas Ifan harus menggunakan kursi roda.

"Banyak yang gak percaya. Saya sedikit kesulitan untuk menjangkau orang biar percaya bahwa saya pernah belajar gitar dan saya juga pengajar gitar. Banyak orang gak percaya karena lihat kondisi saya," kata Ifan.

Tak sedikit, orang yang menolaknya untuk mengajar gitar lantaran melihat kondisinya itu.

Padahal bagi Ifan, bermusik bukan hanya sekedar untuk mencari penghasilan.

Ada kecintaan bagi dirinya ketika ia berhasil menjadikan musik sebagai bagian dari hidupnya.

"Musik memang hobi saya. Kalau saya rejekinya di musik, saya terusin di musik tapi sekarang saya sambil ada kerjaan lain, jadi loper koran,"

"Harus semangat, karena musik kalau bisa saya jalani sampai akhir hayat,"

"Bagi saya musik yang paling bisa, karena kerjaan sekarang susah. Apalagi untuk orang disabilitas seperti saya, susah," ungkap Ifan bercerita.

Untuk belajar gitar akustik, Ifan mematok tarif les sekira Rp 300 ribu dalam sebulan.

Dalam les tersebut, Ifan akan melatih jari-jari, dan mengajarkan berbagai teknik, hingga orang mahir dalam bermain gitar.

Setiap bulannya, ia membuka kelas sebanyak 1 kali dalam seminggu. Dimana setiap kelasnya berdurasi sekitar 1 jam.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved