Data Terbaru Gempa Ishikawa Jepang: 30 Orang Tewas, Seluruh Peringatan Tsunami Dicabut
Sebanyak 30 orang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan saat gempa di Ishikawa, Jepang terjadi.
TRIBUNJAKARTA.COM - Sehari setelah gempa dahsyat mengguncang Jepang, jumlah korban mulai terdata.
Seperti diketahui, gempa magnitudo 7,6 terjadi di Jepang dengan titik pusat di Prefektur Ishikawa, wilayah Jepang Tengah, Senin (1/1/2024).
Karena titik gempa yang berada di pesisir, peringatan tsunami pun diumumkan.
Warga yang berada di seluruh pesisir wilayah Barat Daya Pulau Hoonshu diminta segera mengungsi ke tempat lebih tinggi.
Beberapa kota di Ishikawa terlanda tsunami. Kota Wajima melaporkan tsunami berukuran lebih dari 120 sentimeter dan Kanazawa mencatat gelombang setinggi 90 sentimeter.
Kini, badan Meteorologi Jepang telah mencabut seluruh peringatan tsunami, Selasa (2/4/2023).
Perusahaan penyiaran publik Jepang, NHK, melaporkan sebanyak 30 orang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan saat gempa terjadi.
Namun jumlah tersebut masih bisa bertambah. Sebab proses evakuasi korban yang tertimpa bangunan ambruk masih terus dilakukan.
Pihak pemadam kebakaran menerima 50 laporan rumah roboh dan terdapat orang yang terjebak di dalamnya.
Pejabat di Kota Wajima, mengatakan gempa juga mengakibatkan kebakaran di pusat kota dan erusak lebih dari 50 toko serta rumah.
Sebanyak 100 orang dilaporkan sempat mengungsi di balai kota.
Gempa sebesar magnitudo 7,6 tidak hanya mengguncang bumi Ishikawa, tapi juga derah sekitarnya.
Polisi di Kota Himi, Prefektur Toyama, mengatakan telah menerima laporan adanya retakan jalan di beberapa lokasi. Seorang pejabat kota di Oyabe menerima beberapa laporan tentang pipa air yang rusak.
WNI Rasakan Gempa
Dubes RI untuk Jepang, Heri Akhmadi, mengungkapkan bahwa ada 1.315 warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Ishikiwa.
"Sebagai catatan terdapat 1.315 orang WNI di Prefektur Ishikawa. Gempa tersebut mengakibatkan tsunami setinggi kurang lebih lima meter di Ishikawa, dan setinggi 3 meter di Yamagata, Niigita, dan Toyama," tutur Heri dalam keterangan tertulis.
| 'Oh Tuhan Kuat Sekali' Cerita Warga Diguncang Gempa Bitung M 7,6, Kepala Serasa Berputar |
|
|---|
| Gempa Dahsyat Magnitudo 7,6 Guncang Bitung, Warga Panik dan BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami |
|
|---|
| Tragedi TPST Bantargebang Jadi Alarm, DPRD DKI Usulkan Hari Pengangkutan Sampah di Jakarta |
|
|---|
| Skenario Belasan WN Jepang Sewa Rumah di Bogor Demi Tipu Sesama Warga Jepang, Ada Temuan Baju Polisi |
|
|---|
| Ketua DPRD DKI Dukung Pengiriman 5.000 Warga Magang ke Jepang, Tekan Pengangguran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/jalan-di-kota-Wajima-prefektur-Ishikawa-pada-1-Januari-2024-usai-gempa.jpg)