Pilpres 2024
Real Count Pilpres 2024 di Depok: Prabowo-Gibran Masih Ungguli Anies-Muhaimin Meski PKS Teratas
Pasangan nomor urut 02, Prabowo-Gibran masih unggul dalam perolehan suara Pilpres 2024 di Kota Depok, Kamis (22/2/2024) pagi.
TRIBUNJAKARTA.COM - Pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih unggul dalam perolehan suara Pilpres 2024 di Kota Depok, Kamis (22/2/2024) pagi.
KPU RI terus memperbaharui data real count Pilpres 2024 maupun Pileg 2024.
Terbaru, perolehan suara Pilpres 2024 di Kota Depok yang masuk sebanyak 3.698 dari 5.570 TPS (66,39 persen).
Pasangan Prabowo-Gibran yang diusung Koalisi Indonesia Maju memperoleh 345.639 suara (45,67 persen).
Kemudian disusul oleh pasangan nomor urut 01, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan perolehan suara 315.530 (41,69 persen).
Terakhir, pasangan nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang memperoleh suara 95.647 (12,64 persen).
Sementara itu dari perolehan suara partai politik terlihat PKS memimpin Pileg DPRD Kota Depok pada Pemilu 2024. Kemudian disusul Partai Gerindra dan Golkar.
Diketahui, PKS bersama NasDem dan PKB mengusung pasangan Anies-Muhaimin. Namun, pasangan yang diusung PKS berada di urutan kedua di bawah pasangan Prabowo-Gibran.
Hal itu terlihat dari data real count KPU yang diperbarui pada Kamis (22/2/2024) pukul 02.05 WIB. Dimana data masuk sebanyak 2.576 dari 5.570 TPS (46,25 persen).
Berikut perolehan suara partai politik pada Pileg DPRD Kota Depok:
- PKS: 48.260 (24,15 persen)
- Gerindra : 27.601 (13,81 Persen)
- Golkar: 26.882 (13,45 persen)
DISCLAIMER: Sampai berita ini ditulis, KPU RI masih melangsungkan penghitungan suara secara berjenjang.
KPU RI baru mengumumkan resmi pemenang Pemilu 2024 paling lambat tanggal 20 Maret 2024.
Bawaslu Depok Bayar Honor PTPS

Sementara itu, Bawaslu Kota Depok telah membayarkan honor untuk Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang bertugas pada Pemilu 2024.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) dan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Bawaslu Kota Depok, Roberto Rossi menjelaskan, total honor yang dibayarkan mencapai Rp 5,57 miliar.
Sedangkan, jumlah keseluruhan petugas PTPS yang bertugas pada Pemilu lalu mencapai 5.570 orang.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.