Viral di Media Sosial

Tahu Kabar dari TikTok, Elite PSI Minta Kasus Pelecehan Ketua PSI Jakbar Diselesaikan Secara Hukum

Terkait hal tersebut, Elite Partai Sodlitaritas Indonesia (PSI) meminta korban melaporkan ke polisi.

Istimewa
Ketua DPD PSI Jakarta Barat Anthony Norman Lianto diduga melakukan pelecehan terhadap wanita. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Wanita berinisial W (29) diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh Ketua DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta Barat, Anthony Norman. 

Aksi tak senonoh itu diungkap dari video sebuah akun TikTok @B35TIE.

Dalam pengakuannya, W mengaku bahwa dirinya telah menjadi korban pelecehan dengan modus ditawari pekerjaan sebagai buzzer.

Dalam video tersebut, diketahui bahwa rekaman itu dibuat pada Jumat (22/3/2024) lalu.

Dilansir dari Wartakota, Korban bercerita bahwa peristiwa itu bermula ketika dirinya yang sebelumnya berjualan online melihat adanya lowongan kerja sebagai relawan dan buzzer dari PSI.

Karena membutuhkan uang, W tertarik mendaftarkan diri.

Dia berminat karena mengagumi branding PSI yang mencerminkan partai anak muda.

“Saya butuh kerjaan, baru keluar dari rumah sakit. Apalagi saya hidup sendiri, bayar BPJS dan kebutuhan sehari-hari. Makanya pas ditawarin jadi pengurus PSI saya senang," kata korban dikutip Selasa (26/3/2024).

Kala itu, korban dijanjikan buzzer.

Korban W kemudian diminta datang oleh Anthony dengan alibi urusan pekerjaan.

Namun saat dalam perjalanan, korban mengaku dibawa kabur ke rumah Anthony yang saat itu dalam kondisi kosong.

Di dalam kamar, korban juga mengaku disekap dan mendapatkan pelecehan seksual.

“Awalnya saya disuruh datang karena tuntutan kerjaan. Saya enggak nyangka pas di tengah perjalanan saya malah dibawa ke rumah. Saya takut, apalagi di sana saya sendiri mau minta tolong enggak ada siapa-siapa, sepi,” jelasnya.

W tidak mengetahui apakah pelaku ini telah memiliki istri dan keluarga atau tidak, pasalnya dirinya baru mengenal pelaku selama 2 hari terakhir.

Menurut W, saat itu dia kesulitan untuk kembali pulang lantaran terduga pelaku menguncinya di dalam kamar.

Anthony, lanjut W, mengancam dirinya untuk tidak memberi tahu kejadian ini kepada siapapun.

"Terus dia masuk ke dalam kamar dan melecehkan aku. Setelah kejadian itu aku engak langsung pulang. Aku ditahan di sana," kata W.

"Pelaku bilang jangan bilang kesiapa-siapa, diam aja. Enggak ada yang boleh tahu. Kalau ketemu dia harus seperti orang enggak kenal, kaya enggak pernah ketemu dan kejadian apa-apa," lanjutnya.

Dalam kondisi kalut dan bingung dengan apa yang sudah terjadi kepadanya, W hanya diam dan berusaha menepis pikiran buruknya.

"Aku enggak nyangka padahal aku cuma butuh pekerjaan, aku ingin kerja," pungkas dia.

Tanggapan Elite PSI

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie meminta korban melaporkan ke polisi.

“Lebih baik memang diselesaikan secara hukum, sehingga clear (jelas) apakah ada pelanggaran hukum atau tidak,” kata Grace saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/3/2024).

Grace baru mengetahui informasi dugaan pelecehan itu dari media sosial.

Namun, ia sendiri mengaku belum menerima informasi tersebut secara keseluruhan.

“Belum. Baru dari TikTok itu aja. Saat ini kami ikuti dulu perkembangannya, karena informasinya masih sangat minim,” ungkap Grace.

Grace juga mengaku pihaknya belum menanyakan hal ini kepada terduga pelaku secara langsung soal peristiwa ini.

“Sekian dulu ya informasinya. Informasi yang saya terima juga masih sangat minim,” pungkasnya. 

Pengakuan salah satu kader

Salah satu kader PSI Jakarta Barat berinisial ML turut buka suara terkait kasus dugaan pelecehan yang dilakukan Ketua DPD PSI Jakarta Barat Anthony Norman Lianto

Kabar gosip terkait kasus pelecehan yang dilakukan Anthony sudah didengarnya beberapa kali. 

Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara persis seperti apa ceritanya karena tidak mencari tahu secara detail.

"Kalau saya tahu ada salah satu bekas kader PSI inisialnya SLN itu katanya pernah dilecehkan di dalam mobil sama si NL," ungkapnya.

Ia berharap masalah partainya bisa segera diselesaikan dan DPP PSI harus segera menonaktifkan ketuanya terlebih dahulu.

ML juga mengatakan diperlukan adanya pergantian antar waktu (PAW) ketua DPD dari DPP PSI sampai masalah itu selesai.

"Iya memang kalau saya lihat, ketua yang sekarang ini diktator, semua harus kemauan dia. Ketua-ketuanya pun orang-orangnya dia, enggak setuju sama dia itu di depak dari kepengurusan," imbuhnya.

Dapatkan Informasi lain dari TribunJakarta.com via saluran Whatsapp di sini.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

 

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved