Sisi Lain Metropolitan

'Santo Suruh' Cerita Uniknya Suruhan Pelanggan, Sampai Bangunin Tukang Rujak Malam-Malam

Pria bernama Susanto (30), penyedia jasa siap disuruh apa saja 'Suruh Santo'  kerap mendapat permintaan unik.

|
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Susanto (30), pria di Bekasi yang buka usaha jasa disuruh apa saja dengan nama Suruh Santo. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK GEDE - Pria bernama Susanto (30), penyedia jasa siap disuruh apa saja 'Suruh Santo'  kerap mendapat permintaan unik dari pelanggannya. 

Jasa yang ditawarkan Suruh Santo memang mencakup berbagai hal, meliputi pekerjaan sepele atau unik di luar kerja-kerja profesional. 

Santo mengatakan, pengalaman unik yang pernah dia layani diantaranya mencari rujak di malam hari untuk ibu hamil. 

"Malam-malam orang ngidam pengen rujak, gua cari itu karena gua ada channel tukang rujak gua ketok rumahnya supaya dibikinin," kata Santo, Kamis (16/5/2024). 

Tidak berhenti sampai di situ, layanan Suruh Santo juga pernah diminta menguburkan ari-ari bayi yang baru lahir sampai menemani ibu yang sedang melahirkan. 

"Banyak hal-hal unik, kaya gali ari-ari temenin ibu hamil, hal-hal random yang sebenarnya jadi kerjaan," ungkapnya. 

Menurut Santo, permintaan unik itu sebenarnya banyak dibutuhkan masyarakat lantaran keterbatasan waktu dan kesibukan. 

Contohnya menemani ibu hamil, Santo waktu itu diminta siaga oleh keluarga pasien lantaran tidak ada kerabat lain. 

Permintaan unik yang pernah atau kerap dia kerjaan diantaranya membuang bangkai tikus, menguburkan kucing. 

"Rumahnya ada kotoran ayam, terus kucing berak di teras karena yang punya rumah jijik jadi suruh saya bersihin, intinya ini kerjaan yang orang pikir tidak menjadi cuan tapi di saya itu jadi cuan," jelas dia. 

Usaha jasa disuruh apa saja Suruh Santo sudah berjalan sejak 2019, bermula di Perumahan Duta Indah, Jatimekar, Pondok Gede, Kota Bekasi

Santo awalnya bekerja sebagai tukang antar galon, pelanggannya kerap meminta bantuan berbagai hal seperti misalnya ganti lampu rumah. 

Dari situ, Santo kerap mendapat penghasilan lebih dari bantu-bantu warga perumahan melalui jasa siap disuruh apa saja. 

Lama kelamaan, permintaan jasa suruhan makin menjanjikan sehingga dia meninggalkan pekerjaan lamanya sebagai tukang antar galon. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved