DPO Kasus Vina Cirebon Ditangkap
Disebut Dalam Kasus Vina Cirebon, XTC Pernah Jadi Geng Motor Paling Ditakuti?
Nama geng motor XTC senter terdengar buntut kasus Vina Cirebon yang kini kembali disorot. Apa itu?
TRIBUNJAKARTA.COM - Disebut-sebut dalam kasus Vina Cirebon, benarkah XTC pernah jadi geng motor paling ditakuti?
Nama geng motor XTC kian disorot buntut kasus Vina Cirebon yang kini kembali jadi perhatian.
Hingga kini, misteri kasus yang terjadi pada 2016 silam itu belum juga terpecahkan.
Terbaru polisi menangkap Pegi alias Perong, satu dari tiga DPO kasus Vina Cirebon setelah delapan tahun berlalu.
Berdasar dakwaan dalam surat putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 192/PID/2017/PT.BDG dengan terdakwa atas nama Rifaldy Aditya Wardhana alias Ucil alias Asep Kusnadi dan Eko Ramadhani alias Koplak bin Kosim, disebutkan bahwa korban Muhamad Rizky Rudiana alias Eki yang sedang berboncengan dengan korban Vina sempat dikejar sejumlah orang karena menggunakan jaket XTC.
Awalnya, sebanyak 11 orang yakni bernama Rivaldi Aditya Wardana alias Andika, Eko Ramadani alias Koplak, Hadi Saputra alias Bolang, Eka Sandi alias Tiwul, Jaya alias Kliwon, Supriyanto alias Kasd, Saka Gagal, Andi, Dani, dan Pegi alias Perong berkumpul di warung ibu Nining, Jalan Perjuangan Rt. 02 Rw.10 Desa Saladara Kecamatan Kesambi Kota Cirebon pada 27 Agustus 2016.
Sekitar pukul 20.30 WIB, mereka lalu berkumpul di depan SMPN 11, Kota Cirebon.
Pada saat itu, Andi lalu menyampaikan ada masalah dengan Geng XTC.
Ia pun meminta bantuan kepada geng motor Monraker untuk mencari kelompok geng motor XTC itu.
Tepatnya sekitar 21.00 WIB, di saat Rivaldi, Eko, dan kawan-kawannya sedang mencari keberadaan anggota XTC, Eki dan Vina yang sedang berboncengan kala itu menyorot perhatian karena menggenakan jaket bertuliskan XTC.
Keduanya dilempari batu hingga mengenai spakboard sepeda motor yang dikendarai.
Awalnya Eki dan Vina disebut sempat melarikan diri. Namun sepeda motor mereka dikejar dengan rombongan geng yang membawa bambu, batu, samurai panjang dan samurai pendek yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
Pelarian Eki dan Vina lalu berakhir di sekitar jembatan layang tol Desa Kapongpongan, Kabupaten Cirebon.
Sepeda motor mereka, dipepet dan ditendang hingga jatuh dan korban dianiaya.
Disebut-sebut dalam kasus Vina Cirebon, sebenarnya apa itu XTC?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Kolase-foto-Vina-Pegi-dan-logo-XTC.jpg)