Mama Muda Lecehkan Anak
Alasan Ibu Muda di Tangsel Bikin Video Cabuli Anak Sendiri, Takut Foto Bugil Disebar
Polisi mengungkap alasan ibu di Tangerang Selatan berinisial R (22) tega mencabuli anak kandungnya.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Nur Indah Farrah Audina
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Polisi mengungkap alasan ibu di Tangerang Selatan berinisial R (22) tega mencabuli anak kandungnya.
Peristiwa itu terjadi di kediaman R di kawasan Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada 30 Juli 2023.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, R mengaku diancam foto bugilnya akan disebar oleh akun Facebook bernama Icha Shakila.
"Apabila tidak membuat video yang diminta oleh akun Facebook tersebut, maka foto tanpa busana milik tersangka yang pernah dikirim akan disebar luaskan," kata Ade Ary, Senin (3/6/2024).
Saat ini, polisi tengah memburu pemilik akun Facebook Icha Shakila.
"Akun Facebook Icha Shakila masuk DPO (daftar pencarian orang)," ujar Ade Ary.
Sebelumnya, akun Facebook Icha Shakila menawarkan pekerjaan kepada R. Ibu muda ini diminta berfoto bugil dengan iming-iming bayaran sejumlah uang.
"Karena desakan kebutuhan ekonomi, tersangka R mengirimkan foto tanpa busana milik tersangka," kata Ade Ary kepada wartawan, Senin (3/6/2024).
Dua hari berselang, R kembali dihubungi oleh akun Facebook Icha Shakila yang memintanya membuat video bermuatan asusila.
Kali ini R diminta membuat video porno dengan melibatkan anak kandungnya. Untuk membuat video tersebut, R dijanjikan bayaran Rp 15 juta.
"Tersangka mengikuti perintah dari akun facebook Icha Shakila untuk membuat video yang bermuatan pornografi antara tersangka dengan anak kandungnya," ungkap Ade Ary.
Namun, setelah membuat dan mengirimkan video itu, akun Facebook Icha Shakila mendadak tidak dapat dihubungi.
Iming-iming uang Rp 15 juta pun tak pernah diterima oleh tersangka R.
"Tersangka mencoba menghubungi pemilik akun facebook Icha Shakila, namun akun facebook tersebut tidak dapat dihubungi dan juga tidak mengirim sejumlah uang yang telah dijanjikan sebelumnya," ujar Kabid Humas.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.