DPO Kasus Vina Cirebon Ditangkap

Dituding Razman Anggota Geng Pembuat Onar, Terbongkar Status FB Pegi Setiawan di 2016 hingga 2020

Razman Nasution mengungkap karakter buruk tersangka pembunuhan Vina dan Eky, Pegi Setiawan. Status FB Pegi di tahun 2016 hingga 2020 terkuak.

TribunJabar
Pengacara Razman Nasution mengungkap karakter buruk tersangka pembunuhan Vina dan Eky, Pegi Setiawan, yang pada Selasa (21/5/2024) ditangkap aparat Polda Jawa Barat (Jabar). Lalu status FB Pegi Setiawan di tahun 2016-2020 terkuak. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pengacara Razman Nasution mengungkap karakter buruk tersangka pembunuhan Vina dan Eky, Pegi Setiawan, yang pada Selasa (21/5/2024) ditangkap aparat Polda Jawa Barat (Jabar).

Razman Nasution nimbrung di kasus Vina Cirebon setelah menjadi kuasa hukum dari Yosi P Achdian. Yosi merupakan kuasa hukum Vina dan Eky pada 2016 silam.

Pada konferensi pers yang disiarkan secara langsung Kompas TV pada Minggu (2/6/2024), kata Razman, Pegi Setiawan yang merupakan putra dari pasangan Rudi dan Kartini adalah suporter Persija Jakarta garis keras di Cirebon.

Razman menyebut Pegi tergabung di kelompok atau geng Jak Garis Keras.

"Jak garis keras ini merupakan kelompok suporter Persija di Cirebon yang sering terlibat beberapa kali bentrok antara suporter," kata Razman dikutip dari Wartakotalive.

Temuan data itu kata Razman dinilai kontra produktif dengan keterangan keluarga yang menyebutkan bahwa Pegi adalah anak yang lugu dan polos.

Bahkan, Razman menyebut Pegi selalu terdepan kala ada bentrokan antar suporter.

"Dari informasi yang kami terima, saudara PS ini diduga punya kelompok yang disebut Jak Garis Keras. Dalam kelompok ini PS menjadi aksi terdepan manakala terjadi aksi-aksi bentrok, PS ini yang di depan," kata Razman.

Razman Nasution menjadi kuasa hukum dari Yosi P Achdian. Yosi merupakan kuasa hukum Vina dan Eky pada 2016 silam.
Razman Nasution menjadi kuasa hukum dari Yosi P Achdian. Yosi merupakan kuasa hukum Vina dan Eky pada 2016 silam. (Kompas TV)

Bahkan katanya di kalangan anak muda yang mengenalnya, Pegi disebut sering melakukan sweeping terhadap bobotoh, kelompok suporter bola Persib Bandung.

Menurutnya Pegi kerap mempreteli kaus bobotoh hingga atribut suporter asal Bandung tersebut.

"Kalau kita lihat di televisi di depan, kelihatan orang yang sangat lugu, data yang kami terima tidak begitu. Kita mau gambarkan kontra produktif degan keterangan pihak keluarga dia, yang mengatakan polos," ujar Razman.

Karenanya Razman berharap polisi mendalami temuannya itu.

"Kami mohon Pak Dirkrimum Polda Jabar yang sekarang, sudah dibantu oleh Bareskrim untuk memeriksa kelompok Jak Garis Keras ini dan orang-orang yang suka ribut. Karena ini berbahaya," katanya.

Sementara untuk nama Pegi Setiawan saat tinggal di Bandung berubah menjadi Robi, menurut Razman hal itu bukanlah disamarkan.

Tapi, kata dia justru sengaja diubah dengan tujuan tertentu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved