Wilfried Zaha Bikin Geger Sebelum Disinggung Razman di Kasus Pegi, Singgung Komentar Nyelekit

Nama Wilfried Zaha sempat mendapatkan perlakuan rasis dari netizen Indonesia sebelum kini namanya kembali ramai diperbincangkan di kasus Pegi Setiawan

|
Editor: Wahyu Septiana
Instagram Wilfried Zaha dan tangkapan layar Pegi Setiawan di iNews TV
Sosok Wilfried Zaha yang disinggung Razman Nasution dalam kasus tato bintang di tangan kanan Pegi Setiawan. Nama Wilfried Zaha sempat mendapatkan perlakuan rasis dari netizen Indonesia sebelum kini namanya kembali ramai diperbincangkan di kasus Pegi Setiawan 

TRIBUNJAKARTA.COM - Nama Wilfried Zaha sempat mendapatkan perlakuan rasis dari netizen Indonesia sebelum kini namanya kembali ramai diperbincangkan di kasus Pegi Setiawan.

Seperti diketahui, nama Wilfried Zaha sempat dikait-kaitkan oleh praktisi hukum, Razman Nasution dengan tato milik dari Pegi Setiawan.

Awalnya Razman mengajukan sebuah pertanyaan soal tato bintang yang sempat melekat di leher Pegi.

"Adinda, Selasa yang lalu adinda ke saya dan kami semua di sini, jutaan penonton bahwa Adinda pasang tato gambar bintang?" tanya Razman dengan baik-baik seperti dikutip di acara Rakyat Bersuara di iNews yang tayang pada Selasa (16/7/2024) . 

Pegi mengiyakan. Ia memasang tato bintang pada tahun 2015 dan 2016. 

Razman kembali bertanya apakah Pegi terinspirasi dengan sosok pemain bola Wilfried Zaha

Pegi lantas mengiyakan dan menyebut ia terinspirasi dengan Zaha saat berseragam klub Inggris, Crystal Palace

"Bener itu? Tidak bohong? Saya buka data. Kita buka-bukaan ini," kata Razman. 

"Tahun 2023, Wilfried Zaha benar pakai tato di lehernya gambar bintang. Terus saudara menghapus 2016 karena ibu marah?" tanya Razman lagi. 

"Benar," jawab Pegi. 

Di sisi lain, sebelum namanya kembali viral di masyrakat Indonesia, ternyata Wilfried Zaha pernah mempunyai pengalaman kelam dengan rasisme netizen tanah air.

Razman Nasution, Pegi Setiawan dan Wilfried Zaha
Razman Nasution, Pegi Setiawan dan Wilfried Zaha (Kolase TribunJakarta)

Kejadian itu terjadi di tahun 2021 saat Wilfried Zaha amsih memperkuat Cristal Palace.

Wilfried Zaha mengungkap pernah menjadi korban serangan rasisme di media sosial yang berasal dari netizen asal Indonesia.

Ia mendapat serangan rasis usai sukses mengalahkan tim raksasa Liga Inggris, Manchester City di Stadion Etihad pada Sabtu, 30 Oktober 2021.

Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-0. Zaha juga berhasil menyumbang satu gol di menit ke-6.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved