Olimpiade 2024

Atlet Bulutangkis Indonesia Kompak Tumbang di Olimpiade 2024, Penampilan Ginting Bikin Kecewa

Dari enam wakil yang dikirim, hanya satu wakil saja Gregoria lolos ke babak perempatfinal Olimpiade. Sisanya mendapatkan sorotan dan evaluasi mendalam

Editor: Wahyu Septiana
PBSI
Anthony Sinisuka Ginting - Dari enam wakil yang dikirim, hanya satu wakil saja Gregoria lolos ke babak perempatfinal Olimpiade. Sisanya mendapatkan sorotan dan evaluasi mendalam 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Ricky Soebagdja, buka suara terkait performa atlet Indonesia di Olimpiade Paris 2024.

Dari enam wakil yang dikirim, hanya satu wakil saja yang lolos ke babak perempatfinal turnamen empat tahunan itu.

Satu wakil itu berasal dari tunggal putri yakni Gregoria Mariska Tunjung.

Sisanya yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting harus tersingkir.

"Dari penampilan atlet-atlet kita yaitu Rinov/Pitha, Apri/Fadia dan Jonatan juga Ginting pasti ada kekecewaan," kata Ricky Soebagdja, dalam keterangan yang diterima, Jumat (2/8/2024).

"Saya tahu sebagai atlet pasti tidak mau kalah tapi kami perlu lihat bagaimana permainan di lapangan, bagaimana daya juang di lapangan," imbuhnya.

Ricky Soebagdja mengatakan, jika pihaknya sangat mengetahui jika para atlet Indonesia itu ingin mendapatkan hasil terbaik.

Namun, peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996 itu secara spesifik menyoroti hasil di sektor tunggal putra, khususnya Anthony Sinisuka Ginting.

lihat foto Kiper yang pernah diincar PSSI bermain di Timnas Indonesia, Emil Audero kini resmi berseragam Como 1907 di Serie A Italia.
Kiper yang pernah diincar PSSI bermain di Timnas Indonesia, Emil Audero kini resmi berseragam Como 1907 di Serie A Italia.

Ricky menilai Ginting gagal mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat laga penentuan di fase grup melawan wakil tuan rumah, Toma Junior Popov.

"Kecuali Ginting, saya melihat kekalahan ini karena tidak bisa mengeluarkan permainan terbaik," ucap Ricky.

"Sementara secara persiapan kalau saya rasa sudah benar-benar maksimal tapi secara di lapangan belum keluar secara maksimal," jelasnya.

Lebih lanjut, Ricky Soebagdja pun tak menampik jika dukungan dari publik tuan rumah sangat mempengaruhi penampilan Ginting.

"Untuk Ginting saya melihat dia sudah mengeluarkan seluruh kemampuan, jatuh bangun mengejar bola tapi memang lawannya."

"Toma Popov dengan dukungan suporter tuan rumah juga tampil sangat baik. Seperti tidak ada celah," kata Ricky Soebagdja.

Legenda ganda putra Indonesia, Ricky Soebagja.
Legenda ganda putra Indonesia, Ricky Soebagja. (Dok PBSI)

"Disayangkan memang Ginting tidak berhasil mengatasi karena seharusnya dengan levelnya."

"Hal seperti ini bisa dilewati dan ada beberapa kesempatan untuk mengungguli lawan," paparnya.

(TribunJakarta)

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved