Bocah Kelas 1 SD Bawa Kabur Mobil Kecelakaan di Kemang, Polisi: Mobil Punya Tetangga
Mobil Toyota Rush berpelat nomor 1813 SIH yang dibawa bocah berinisial MP (9) hingga mengalami kecelakaan ternyata bukan milik orangtuanya.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Nur Indah Farrah Audina
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, MAMPANG PRAPATAN - Mobil Toyota Rush berpelat nomor 1813 SIH yang dibawa bocah berinisial MP (9) hingga mengalami kecelakaan ternyata bukan milik orangtuanya.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Kemang Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Yunita Rungkat mengatakan, mobil tersebut adalah milik tetangga bocah kelas 1 SD itu.
"Bahwa kendaraan yang diduga dibawa anak di bawah umur ini bukan punya keluarganya, tetapi milik tetangganya," kata Yunita kepada wartawan, Senin (5/8/2024).
Hanya saja, Yunita belum mengungkap alasan MP membawa mobil tersebut.
Menurut dia, penyidik Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan bakal menggali keterangan sejumlah pihak termasuk pemilik kendaraan dan orangtua MP.
"Ini yang harus kita gali, karena harus berdasarkan langsung dari orangtua, anaknya, dan pemilik kendaraan, kan sepintas-pintas ceritanya. Apakah sedang dipanaskan, kuncinya di mana? Bagaimana dari ortu anak ini sekolah apa nggak kan katanya pelajar," ungkap Yunita.
Nantinya, sambung Yunita, MP juga akan dimintai keterangan dengan pendampingan dari orangtuanya.
"Hal-hal itu kan harus detail, kan harus ada pendampingan dari Bapas, orangtua," ujar dia.

Dalam video yang beredar dinarasikan bahwa kecelakaan itu disebabkan karena bocah kelas 1 SD membawa kabur mobil hingga menabrak sejumlah kendaraan.
Bocah tersebut terlihat kebingungan setelah mobil yang dikemudikannya mengalami kecelakaan.
Beberapa orang yang mengerumuni mobil itu kemudian mencoba membujuk sang anak untuk turun dari mobil.
"Duh, bocah. Anak kecil, anak kecil. Kalo bukan bocah udah gue matiin lu," kata seseorang dalam video tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.