Parenting
Orangtua Begini 5 Tips Mendidik Anak Supaya Bisa Membela Dirinya, Ajarkan Si Kecil Bersikap Tegas
Berikut lima tips mendidik anak bisa membela diri dikutip TribunJakarta.com dari berbagai sumber.
TRIBUNJAKARTA.COM - Simak tips mendidik anak supaya bisa membela diri.
Saat ini anak perlu dibekali supaya bisa membela dirinya.
Pasalnya, kasus bullying dan kekerasan terus terjadi yang kebanyakan menimpa anak hingga remaja.
Terbaru kasus kekerasan yang dilakukan pemilik daycare di Depok bernama Meita Irianty.
Meita Irianty yang giat menyuarakan kekerasan di media sosial ternyata bisa melakukan aksi sejahat itu.
Korbannya berusia 2 tahun dan 9 bulan yang dititipi orangtua ke daycare milik pelaku.
Namun sampai kapan kasus kekerasan dan bullying menimpa anak?
Orangtua bisa membekali anak untuk berani membela diri.
Berikut lima tips mendidik anak bisa membela diri dikutip TribunJakarta.com dari berbagai sumber:
1. Latih anak untuk selalu waspada
Orangtua dapat mengajari anak untuk selalu waspada terhadap lingkungan sekitar.
Sebab, tindak kejahatan termasuk perundungan dapat terjadi di mana saja.

Orangtua bisa memberitahu anak untuk tidak memainkan ponsel saat sedangberjalan.
2. Ajarkan anak bersikap tegas
Salah satu bentuk intervensi untuk mencegah bullying adalah mengajarkan anak bersikap tegas.
Perlu diketahui, mengajari anak untuk bersuara tegas dan lantang dapat membantu membangun kepercayaan diri yang kuat pada mereka.
Orangtua bisa mengajari anak supaya berkata tidak pada sesuatu yang tidak mereka inginkan.
3. Ikut kelas bela diri
Kekerasan atau bullying terjadi pada anak yang tampak lemah dan tidak memiliki kekuatan.
Orangtua bisa mengajarkan anak bela diri atau masukan ke kelas bela diri.
Tidak bertujuan agar anak menang saat baku hantam, seni bela diri juga mengajarkan bagaimana cara menghindar dari pukulan atau tendangan.
4. Pentingnya lapor
Anak harus diajari untuk terbuka, termasuk melaporkan segala sesuatu.
Orangtua cobalah mendengarkan apa yang diadukan si kecil.
Karena pada kenyataannya, anak kecil minim berbohong.
5. Pastikan anak dekat dengan teman-temannya
Para pelaku bullying melakukan tindakan bullying dengan membuat korbannya merasa sendirian dan tidak berdaya.
Di samping itu, mereka pun menargetkan seseorang yang selalu sendirian dan tidak punya teman.
Oleh karena itu, pastikan anak selalu dekat dengan teman-temannya.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.