Viral di Media Sosial

Reaksi Rara Pawang Hujan Diusir Warga Aceh saat Amankan PON, Beberkan Keberhasilannya Atur Cuaca

Rara Istiati Wulandari atau yang kerap disapa Rara pawang hujan diusir oleh warga Aceh. Bagaimana reaksianya?

Kolase Foto Tribun Jakarta
Kolase Foto Aksi pawang hujan Rara Istiati Wulandari atau Mbak Rara. 

"Aku hanya On duty sebagai mbak @rarapawang_cahayatarot buat semua Handle Proyek renovasi Gedung Stadion Harapan Bangsa

Aku percaya Tuhan menakdirkan aku ke tanah Aceh itu agar aku mengasihi alam semestanya secara multidimensi

Banyak sekali keajaiban Tuhan yang terlihat di mata terasa di hati

Buat yang enggak suka aku datang ya aku maklumi saja

Yang jelas smua kenangan manisku bersama semua pekerja proyek kontrarktor, Wika, PLN, Telkom, ya BUMN lainnya, PUPR, pengelola gedung, para sekurity, semuanya akan terkenang di hati," tulis Rara.

Rara lalu membeberkan keberhasilannya dalam mengendalikan cuaca, hingga proses pembangunan dapat berjalan lancar.

"Beruntung atas kasih sayang-Nya sejak aku memenuhi undangan dititipkan agar mau doa spiritual universal itu berjalan baik tercapai zero accident semua pekerja aman nyaman baik

Atap beton sudah terpasang dan acp rencong mulai terbentuk

Sudah beberapa hari ini sejak tgl 20-29 itu bandara Aceh hujan di areal Lhong Raya tidak, baru hujan deras sekali di tanggal 26/8/2024 itupun di malam hari saat pekerja waktunya sholat," tulis Rara.

Setelah dirinya mundur mengamankan PON, Rara mempertanyakan solusi dari Pemprov Aceh terhadap cuaca.

"Buat pemprove Aceh yang tidak suka pawang hujan ya adakah solusi lain di saat pekerjaan proyek ini berjalan terkait cuaca? Sejak tanggal 20-29 yang lalu? Modifikasi cuaca? Kan ya tidak

Pihak pekerja proyek semuanya bersama pengelola gedung tentu saja sudah mengundang seorang ulama dan mengundang anak yatim secara tata cara Islam saat memulai proyek ini secara agama Islam dibuat pengajian memohon berkah-Nya agar proyek lancar aman,

Apakah itu berhasil? Kujawab ya manjur

Kenapa seorang Rara dihadirkan ?

Ya itu sudah takdir-Nya aku mau memenuhi undangan bisa jadi inilah pelengkap doa spiritual nuansa khas Nuansa indonesia, menerapkan kearifan lokal Bhineka Tunggal Ika tekun berbakti kepada leluhur .

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved