Kunjungan Paus Fransiskus

Dua Kali Jadi Saksi Sejarah Datangnya Paus, Lansia Ini Ceritakan Situasi Sekarang dan 35 Tahun Silam

Lansia bernama Linda ini merasa sangat bersyukur karena bisa dua kali menjadi saksi sejarah datangnya Paus ke Indonesia.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Linda, manula yang dua kali menjadi saksi melihat kedatangan Paus ke Indonesia. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM - Lansia bernama Linda ini merasa sangat bersyukur karena bisa dua kali menjadi saksi sejarah datangnya Paus ke Indonesia.

Sebelum kedatangan Paus Fransiskus, Linda yang kini berusia hampir 70 tahun juga menyambut kedatangan Paus Paulus Yohanes II yang datang ke tanah air pada tahun 1989.

"Paus yang sekarang ini sederhana banget," kata Linda ditemui di depan Masjid Istiqlal, Kamis (5/9/2024).

Ia pun menceritakan antusiasme antara kedatangan Paus Fransiskus dan Paus Paulus Yohanes II yang datang 35 tahun silam.

"Kalau ramai sih, sama ramainya namanya ini kan tokoh dunia, jadi ya memang sangat ramai pastinya," ujarnya.

Linda mengatakan, saat kunjungan Paus Paulus Yohanes II pada tahun 1989, ia turut hadir dalam misa akbar yang kala itu digelar di Stadion Gelora Bung Karno.

Sementara untuk kunjungan Paus Fransiskus, ia tak mendapatkan tiket untuk acara misa akbar sehingga memilih melihat langsung Paus yang melintas menuju Masjid Istiqlal kendati hanya sekilas.

"Dulu pas Paus Paulus tahun 1989, saya cuma di GBK aja, enggak sampai di pinggir jalan kayak gini," ujarnya.

Sementara itu, saat kunjungan Paus Paulus VI ke Indonesia pada 1970, Linda masih remaja dan tidak tinggal di Jakarta.

"Pas Paus Paulus VI itu saya masih remaja dan masih tinggal di Padang jadinya enggak lihat," kata Linda.

Antusiasme umat Katolik untuk melihat sosok Paus Fransiskus selama di Indonesia memang tak mengenal batas usia.

Banyak pula manula yang rela datang ke lokasi acara yang dihadiri Paus demi bisa melihat pemimpin gereja Katolik dunia itu.

Satu diantaranya dilakoni oleh pasutri lansia bernama Seno dan istrinya Meri yang rela melewati ratusan kilometer dari Malang, Jawa Timur ke Jakarta khusus untuk melihat Paus Fransiskus.

Keduanya berbaur dengan warga yang memenuhi sepanjang jalan sekitar Masjid Istiqlal kendati hanya bisa melihat Paus yang berjalan menaiki mobil.

"Saya datang kemarin, lima orang sama keluarga. Sengaja memang mau ke Jakarta untuk melihat bapak Paus," kata Meri didampingi Seno, Kamis (5/9/2024).

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved