Pilkada DKI 2024
Timses Tanggapi Elektabilitas Pramono-Rano Terus Naik di 3 Survei Terakhir, Optimis Susul RIDO?
Timses menanggapi elektabilitas Pramono Anung-Rano Karno yang menunjukkan tren menanjak di tiga hasil survei mengenai Pilkada Jakarta 2024.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sedangkan responden yang tidak menjawab sebanyak 9.70 persen.
Dalam simulasi pasangan cagub-cawagub Jakarta jika melihat tren dari 3 survei nasional tadi terlihat gap elektabilitas dari awal September hingga akhir September 2024.
Paslon Pramono-Rano naik 8,1 persen, RK-Suswono turun 3,5 persen, dan Dharma-Kun naik 2,4 persen.
Menanggapi tren kenaikan elektabilitas ini, Juru Bicara Timses Pramono-Rano, Chico Hakim, optimistis paslon jagoannya akan bisa menyalip RK-Suswono di 'tikungan terakhir' untuk kemudian memenangkan Pilkada Jakarta 2024.
“Kami meyakini dalam waktu dekat mungkin 2-3 minggu bisa mencapai 40 persen dan menjelang pencoblosan bisa 55 persen,” kata Chico di markas pemenangan Pram-Rano, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2024).
Chico menyebut naiknya elektabilitas Pram-Rano karena keduanya membawa gagasan dan program tiap turun ke masyarakat.
Pasalnya, Chico tak menampik jika pada awalnya elektabilitas Pram memang sangat kecil di Jakarta.
"Mas Pram itu tingkat pengenalannya di survei LSI masih 44 persen, kemudian di Poltracking kalah enggak salah 44 persen sekian dan di Charta Politica sudah 59 persen," kata Chico.
Politisi PDIP itu menyoroti tren RK-Suswono yang kian menurun.
Sebab, selain Pram-Rano, elektabilitas Dharma-Kun juga naik.
"Jadi pada prinsipnya ada juga semacam sial juga kalau sejak awal terlalu kenal juga. Mungkin lama-lama jadi bosen," kata Chico.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya