Parenting
Simak Cara Mudah Anak Lolos Toilet Training, Kapan Waktu Terbaik Melakukannya?
Melatih anak untuk terbiasa buang air kecil maupun besar di toilet disebut sebagai toilet training.
TRIBUNJAKARTA.COM - Simak cara mudah melakukan toilet training kepada anak.
Melatih anak untuk terbiasa buang air kecil maupun besar di toilet, disebut sebagai toilet training.
Anak memang perlu diajari untuk mandiri salah satunya terbiasa buang air kecil dan besar di toilet.
Namun dalam pelaksanaannya tidaklah mudah.
Proses toilet training mungkin akan memakan waktu cukup lama, sekitar 3-6 bulan, hingga akhirnya berhasil.
Yang perlu diingat, ketika toilet training sudah berhasil, bukan berarti anak akan langsung mahir untuk selalu buang air di toilet.
Bisa saja mereka masih akan mengompol hingga buang air besar di celana.
Dikutip dari Kompas.com, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memulai toilet training:
1. Kenali isyarat atau tanda ketika anak merasa ingin buang air, seperti ekspresi wajah, perilaku, atau posisi tertentu
2. Tanyakan apakah ia ingin ke toilet saat isyarat itu timbul
3. Selalu berikan contoh, baik tentang cara duduk di toilet maupun contoh kebiasaan makan yang mengandung banyak serat
4. Pada awal toilet training, biarkan anak laki-laki belajar buang air kecil dengan cara duduk, karena belajar buang air kecil langsung dalam posisi berdiri dapat menyulitkan proses belajar duduk di toilet untuk buang air besar.
5. Latihan buang air dapat dimulai satu kali sehari pada waktu yang sama, misalnya setelah makan atau saat mandi
6. Ketika anak toilet training sudah mulai menunjukkan hasil, kurangi pemakaian popok secara bertahap
7. Ajari anak untuk buang air di malam hari sebelum tidur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-buang-air-besar.jpg)