Pilkada Jakarta
Kata Warga Jakarta Soal Jalannya Debat Perdana Pilkada, Apakah Mereka Peduli?
Debat perdana Pilkada Jakarta yang membahas tema 'Penguatan SDM dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global' telah rampung pada Minggu (6/10/2024).
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM - Debat perdana Pilkada Jakarta 2024 yang membahas tema 'Penguatan SDM dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global' telah rampung digelar pada Minggu (6/10/2024).
Masih ada dua agenda debat ke depan yang bakal digelar KPU yakni pada 27 Oktober dan 17 November 2024.
Ajang debat diharapkan menjadi kesempatan bagi ketiga paslon untuk bisa meyakinkan pilihan warga Jakarta.
Lantas, apakah debat selama ditonton dan dirasa penting bagi warga Jakarta? TribunJakarta.com pun mencoba menanyakan hal itu kepada sejumlah warga Jakarta.
Halimah (49) warga Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat mengakui debat tentunya dibutuhkan agar pemilih bisa lebih mengetahui program yang ditawarkan para calon pimpinannya.
"Ibarat pengantin aja kan musti jelas bibit, bebet dan bobotnya, nah sama juga sama gubernur. Makanya menurut saya debat mah peneting sebagai ajang motivasi supaya kita bisa milih gubernur yang tepat," kata Halimah, Senin (7/10/2024).
Namun sayangnya Halimah semalam tak menyaksikan jalannya debat perdana.
Ia hanya menyaksikan jalannya debat secara sekelibat melalui cuplikan berita.
"Semalam saya ketiduran, jadinya ga nonton. Tadi pagi saya setel berita, tonton cuplikannya aja," ujarnya.
Meski tak menonton debat, ia pun mengaku sudah mantap akan pilihannya siapa yang akan dicoblosnya pada 27 November 2024 mendatang.
"Saya sudah punya pilihan, rahasia dong siapa calonnya," kata Halimah.
Berbeda dengan Halimah, Eko (45) yang juga warga Kedoya menonton jalannya debat yang berlangsung selama 2,5 jam.
Namun ia mengaku tak terlalu memperhatikan tiap janji atau gagasan yang ditawarkan oleh ketiga paslon.
Bahkan, Eko mengaku hanya mengenal sosok Rano Karno saja dari ketiga paslon yang terlibat dalam ajang debat.
| KPUD Jakarta: Ridwan Kamil Sibuk, Belum Tentu Hadiri Penetapan Gubernur Terpilih |
|
|---|
| Persiapan Transisi Kepala Daerah, Pj Teguh Bakal Bahas Hal Strategis dengan Pramono |
|
|---|
| Gelaran Pemilu dan Pilkada Jakarta 2024 Kondusif, KPU DKJ Apresiasi Sinergitas Polri |
|
|---|
| Beda Pilihan Saat Pilkada, PKS Ungkap Alasan Tak Bakal Oposisi di Pemerintahan Pram-Rano |
|
|---|
| Komunikasi Masih Intens, Jubir Anies Baswedan Akui Belum Ada Ajakan Masuk Tim Transisi Pram-Rano |
|
|---|