Cerita Kriminal
Kutuk Pelecehan Belasan Murid yang Dilakukan Oknum Guru di Jakut, PSI: Hukumannya Harus Maksimal
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengutuk kasus pelecehan yang dilakukan oknum guru di SMPN 56 Jakarta terhadap belasan muridnya.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengutuk kasus pelecehan yang dilakukan oknum guru di SMPN 56 Jakarta terhadap belasan muridnya.
Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Elva Farhi Qolbina menyebut, kejadian ini tidak hanya melukai korban secara fisik dan mental, tapi juga mencederai rasa aman seluruh pelajar di Jakarta.
Oleh karena itu, Fraksi PSI menyerukan kepada pihak berwenang untuk menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku jika terbukti bersalah.
”Kami mendesak pihak berwenang agar segera mengambil langkah tegas dan memberikan hukuman maksimal kepada terduga pelaku,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (9/10/2024).
Elva menyebut, tak boleh ada toleransi bagi oknum guru seni budaya berinisial H yang melakukan tindakan tidak terpuji ini.
Apalagi, aksi tersebut dilakukan di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para siswa untuk belajar dan berkembang.
“Kasus ini adalah pengkhianatan terhadap kepercayaan yang diberikan oleh siswa dan orangtua kepada sekolah,” ujarnya.
Tak hanya itu, PSI juga mendesak Pemprov DKI Jakarta untuk segera bertindak memberikan ruang aman bagi seluruh murid di lingkungan sekolah.
Ruang aman ini tak hanya sebatas fisik, tapi juga mencakup perlindungan psikologis dan emosional bagi para pelajar.
Program pencegahan kekerasan seksual dan pelecehan pun diminta lebih diperkuat di setiap sekolah, termasuk pelatihan dan pengawasan ketat kepada para tenaga pendidik.
“Kami meminta Pemprov DKI Jakarta untuk segera meningkatkan pengawasan di sekolah-sekolah dan memastikan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari kekerasan dan pelecehan. Kasus seperti ini tidak boleh terjadi lagi,” kata Elva.
Elva pun menegaskan komitmen PSI untuk terus mendukung korban dan memastikan kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi perbaikan sistem keamanan di sekolah.
“Keamanan dan kesejahteraan anak-anak Jakarta harus menjadi prioritas bersama, dan pelanggaran seperti ini harus diberantas secara menyeluruh,” tuturnya.
Sebagai informasi, dugaan pelecehan yang dilakukan H terkuak setelah beberapa korban memberanikan diri bercerita kepada salah satu guru yang kemudian langsung ditindaklanjuti sang kepala sekolah.
| Kronologi Sopir Angkot Dibakar Rekan di Tanah Abang, Cekcok saat Ngetem Berujung Aksi Brutal |
|
|---|
| Pengedar Sabu dan Obat Keras Ditangkap di Pademangan, Polisi Sita Ratusan Butir Tramadol dan Eximer |
|
|---|
| Polisi Ringkus Puluhan Pemuda saat Tawuran di Depok, Sajam hingga Busur Panah Diamankan |
|
|---|
| Hadang Korban di Bawah JPO, 4 Begal Motor di Sawah Besar Akhirnya Ditangkap |
|
|---|
| Pilu Yayah Tak Bisa Dagang Sayur Gara-gara Motor Cicilan Dicuri di Kos Jaktim |
|
|---|