Pilkada Jakarta
Dua Pekan Kampanye, Janji Ketiga Paslon Dianggap Monoton dan Enggan Ambil Risiko
Dua pekan kampanye Pilkada Jakarta 2024 berlangsung tetapi janji-janji ketiga paslon gubernur dianggap masih monoton.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM - Dua pekan kampanye Pilkada Jakarta 2024 berlangsung tetapi janji-janji yang disampaikan ketiga paslon mulai dari Ridwan Kamil-Suswono, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto dan Pramono Anung-Rano Karno dianggap masih monoton.
"Kampanye cenderung monoton, karena mereka berebut pada isu yang sama," kata Pengamat Politik dari UIN Jakarta, Bakir Ihsan kepada wartawan, Kamis (10/10/2024).
Bakir merasa kampanye yang dilakukan tiga paslon masih kurang memperhatikan kebutuhan masyarakat miskin kota.
Padahal kampanye sejatinya bentuk pendidikan politik sehingga fokusnya pada upaya meyakinkan pemilih dengan visi, misi, dan program yang ditawarkan.
Ia menduga paslon kurang peduli terhadap isu-isu penting jika dianggap kurang menguntungkan bagi elektoral mereka.
Karenanya, mereka enggan ambil risiko untuk membedah persoalan yang tak seksi di mata pemilih.
"Padahal bisa jadi ada agenda-agenda yang jauh lebih penting atau lebih spesifik dan itu dianggap kurang menguntungkan, karena hanya menyangkut kelompok tertentu misalnya, atau kelompok minoritas," kata Bakir.
Selain itu, Bakir juga mengimbu ketiga paslon untuk tak bermain dalam sentimen SARA dalam berkampanye.
"Menghindari salah satu sifatnya etnisitas untuk dieksploitasi, tapi lebih kepada upaya pemberdayaan tanpa mengaitkan pada etnis tertentu.
Karena orang yang tidak berdaya adalah orang miskin yang tidak ditentukan oleh etnisitas, tapi oleh nasib kurang beruntung secara ekonomi dan struktural," tuturnya.
Sebelumnya, Pengamat Komunikasi Politik, Hendri Satrio juga meminta kepada para paslon untuk tidak hanya memikirkan program yang menyasar pada Gen Z.
"Satu lagi saran saya jangan terlalu Gen-Z lah (program paslon), karena millenials baby boomers kan juga masih banyak di Jakarta," ujar Hensat.
Diketahui, masa kampanye Pilkada Jakarta 2024 akan berlangsung sampai 23 November 2024.
Selain itu, ketiga paslon juga masih akan mengikuti dua debat lagi yakni pada 27 Oktober dan 17 November 2024.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
| KPUD Jakarta: Ridwan Kamil Sibuk, Belum Tentu Hadiri Penetapan Gubernur Terpilih |
|
|---|
| Persiapan Transisi Kepala Daerah, Pj Teguh Bakal Bahas Hal Strategis dengan Pramono |
|
|---|
| Gelaran Pemilu dan Pilkada Jakarta 2024 Kondusif, KPU DKJ Apresiasi Sinergitas Polri |
|
|---|
| Beda Pilihan Saat Pilkada, PKS Ungkap Alasan Tak Bakal Oposisi di Pemerintahan Pram-Rano |
|
|---|
| Komunikasi Masih Intens, Jubir Anies Baswedan Akui Belum Ada Ajakan Masuk Tim Transisi Pram-Rano |
|
|---|