Pilkada 2024

Ridwan Kamil Ungkap Peran Sang Ibu ‘Muluskan‘ Jalan Anies Baswesdan di Pilgub DKI 2017

Ridwan Kamil mengungkap adanya peran sang ibu yang secara tak langsung memuluskan langkah Anies Baswedan di Pilgub Jakarta 2017.

Tayang:
YouTube Mata Najwa
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Calon Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil mengungkap adanya peran sang ibu yang secara tak langsung memuluskan langkah Anies Baswedan di Pilgub Jakarta 2017.

Hal ini disampaikan Ridwan Kamil saat bertemu perwakilan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKPB) di kawasan Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.

Dalam pertemuan itu, Ridwan Kamil mengaku sempat ditawari untuk maju di Pilgub Jakarta 2017 silam.

Kala itu, ia dipanggil oleh seorang petinggi partai untuk menjadi kompetitor Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok yang berstatus sebagai petahana.

Kebetulan saat menjadi Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil diusung oleh Partai Gerindra dan PKS.

“Pada 2016, saat saya masih Wali Kota Bandung, ada tawaran kepada saya untuk nyalon Gubernur DKI. Waktu itu lawan pak Ahok, dipanggil saya sore hari,” ucapnya, Jumat (11/10/2024).

Politikus Golkar yang akrab disapa Kang Emil ini bilang, saat itu ia dipanggil oleh petinggi partai itu sekira pukul 16.00 WIB.

Kemudian, ia hanya diberi waktu untuk berpikir untuk menerima atau menolak tawaran itu paling lambat pukul 20.00 WIB.

Ridwan Kamil yang diburu waktu pun langsung menelepon kerabat hingga keluarganya untuk meminta masukan terkait tawaran tersebut.

Namun, respon tak terduga diterima Ridwan Kamil saat menghubungi sang ibu untuk meminta doa restu maju di Pilgub Jakarta 2017.

“Kata ibu saya tidak boleh, katanya ‘mama tidak mau punya anak yang tidak selesai dalam tugas. Mama enggak izinkan, mama enggak rida’,” ujarnya.

Sang ibu pun meminta Ridwan Kamil menyelesaikan dulu tugasnya sebagai Wali Kota Bandung hingga 2018.

Ridwan Kamil pun mengaku sempat dilanda kebimbangan setelah tak mendapat restu dari sang ibu.

“Semuanya mendukung, 99 persen orang, tapi ibu saya tidak. Saya bingung, antara mengikuti nafsu saya, tapi melupakan nasihat ibu saya, atau saya ikut ibu saya. Karena ini sebuah peluang yang jarang didapatkan,” tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved